BETANEWS.ID, KUDUS – Di halaman UPTD Puskesmas Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, tampak beberapa orang mengenakan kaus kuning. Sebagian ada yang secara bergiliran memasukkan bingkisan ke mobil, sebagian lagi tampak bercengkerama. Setelah semua bingkisan terangkut, mobil itu kemudian berjalan pelan meninggalkan puskesmas.
Mereka kemudian berkeliling membagikan paket tersebut kepada warga yang sudah masuk dalam pendataan. Mereka adalah anggota Rotary Club of Kudus yang bekerja sama dengan Puskesmas Rejosari membagikan paket sembako dan vitamin untuk warga isolasi mandiri (Isoman).

Presiden Rotary Club of Kudus Srikandi Hendratni Dewanti mengatakan, saat ini pihaknya membagikan 15 paket sembako dan vitamin kepada warga yang sedang isoman di wilayah kerja Puskesmas Rejosari.
“Dengan bantuan paket sembako dan vitamin, kami berharap warga isoman bisa fokus untuk menyembuhkan diri, dan merasa tidak dikucilkan,” ujarnya, Jumat (30/7/2021).
Baca juga: Polres Kudus Bagikan Ratusan Kilo Beras untuk Ponpes dan Mahasiswa
Hendratmi mengungkapkan, isi paket tersebut adalah minyak, teh, beras dan masker. Sedangkan vitamin berisi empon-empon, vitamin C dan Vitamin D.
“Semoga para warga isoman yang terpapar Covid-19 tetap semangat untuk sembuh,” harap perempuan berkaca mata tersebut.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Rejosari Isna Noor Khilda sangat mengapresiasi kegiatan pemberian paket sembako dan vitamin oleh Rotary Club of Kudus. Ia pun mengungkapkan, bahwa selama ini pihak Puskesmas Rejosari memang sudah lama melakukan kerja sama kemanusiaan dengan komunitas tersebut.
“Kami memang sudah lama kerja sama di bidang kemanusiaan dengan Rotary Club of Kudus. Oleh sebab itu, kami mengapresiasi dan berterima kasih dengan pemberian bantuan untuk warga isoman di wilayah kerja kami,” ujar perempuan yang akrab disapa Isna tersebut.
Baca juga: Akibat Refocusing, Bantuan Modal Usaha Tak Jadi Rp 10 Juta, Ini Besarannya
Selama ini, pihaknya dan Rotary Club of Kudus memberikan pendampingan bagi warga isoman melalui aplikasi perpesanan Whatsapp. Mulai dari pemberian motivasi, edukasi psikologi, motivasi, dan pendampingan ibu hamil yang positif Covid – 19.
“Dari 15 warga yang isoman di wilayah kerja kami memang ada satu warga yang sedang mengandung. Jadi memang benar-benar selalu diajak komunikasi dan perhatian,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

