BETANEWS.ID, KUDUS – Proses rekrutmen pemain dan pelatih Persiku Kudus dibanjiri pelamar baik dari Kudus maupun luar daerah. Pendaftaran online itu akan berakhir pada Rabu (28/7/2021).
Manajer Persiku, Ferdaus Ardyansyah mengatakan, pada Kamis (22/7/2021), sudah ada 120 pemain yang mendaftarkan diri. Dari banyaknya pendaftar, hanya sepertiganya saja yang pemain lokal Kudus. Sisanya pemain yang berasal dari luar Kudus.
“Sampai saat ini hanya 40 pemain lokal Kudus yang daftar untuk jadi pemain Persiku. Sedangkan sisanya atau 80 pemain yang daftar berasal dari luar Kudus,” ujar pria yang akrab disapa Ardy kepada Betanews.id.
Baca juga: Persiku Masa Depan Dimulai Tahun Ini, Ardy Janji Bangun Fondasi yang Kuat
Ardy menuturkan, hal yang sama persis juga terjadi di sektor ofisial. Menurutnya, sudah ada 50 orang yang sudah mendaftarkan diri sebagai ofisial dengan beragam posisi. Ofisial itu terdiri dari pelatih, asisten pelatih, pelatih kiper, pelatih fisik, dokter tim, fisioterapi, masseur, dan kitman.
“Jumlah pendaftar pelatih Persiku saat ini berjumlah 14 orang. Dari jumlah 14 orang itu, tiga di antaranya merupakan pelatih lokal Kudus. Mereka memiliki lisensi A AFC, B AFC, dan C AFC,” ungkapnya.
Ardy mengungkapkan, di antara para pendaftar pelatih Persiku terdapat dua asisten pelatih yang pernah membawa klub juara Liga Indonesia (sekarang Liga 1) ikut mendaftarkan diri ke Persiku. Namun, Ardy menyebut hal itu tidak bisa jadi jaminan terpilih untuk menukangi Persiku.
Menurutnya, keduanya dulu sebagai asisten di salah satu klub dari Liga Indonesia. Bahkan, track recordnya pernah membawa klub tersebut juara Liga Indonesia.
“Ada dua orang dengan posisi asisten pelatih dari klub Liga 1. Tetapi mohon maaf saya belum bisa sebut nama dan nama klubnya,” katanya.
Baca juga: Diundur Atau Tidak, Manajer Persiku Akan Gas Pol Sambut Liga 3 Jateng
Namun, lanjut Ardy, kendati sudah membawa klub meraih juara, ia tak mau terburu-buru memutuskan. Bahkan dia menegaskan tidak hanya melihat dari segi track recordnya saja.
“Kami tentu punya beragam kriteria. Bukan hanya soal prestasi atau lisensi saja. Tapi juga attitude sang calon pelatih Persiku tersebut,” tegasnya.
Selain mempertimbangkan beberapa aspek, kata dia, ada beberapa tahapan di antaranya administrasi, wawancara, dan lainnya.
“Harapan saya bisa menemukan sosok pelatih yang terbaik. Dan semoga semua stakeholder bisa mendukung dan memajukan Persiku,” tuntasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

