31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Pembelajaran Tatap Muka di Kudus Kembali Digantung

BETANEWS.ID, KUDUS – Pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Kabupaten Kudus kembali digantung. Artinya, belum ada kepastian waktu pelaksanaan PTM. Hal ini tak lepas dari kasus aktif Covid-19 di Kota Kretek yang masih tergolong tinggi. Belum lagi adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Sesuai dengan kebijakan yang tertulis dalam Instruksi Menteri dalam Negeri (Inmendagri) nomor 22 tahun 2021. Bahwasanya untuk wilayah yang masuk dalam Level 3 dan level 4, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah/Perguruan Tinggi/Akademi/Tempat Pendidikan/Pelatihan) dilakukan secara daring.

Kebijakan tersebut senada dengan yang disampaikan Bupati Kudus HM Hartopo, Jumat (23/7/2021). Terkait pembelajaran bagi siswa di sekolah, untuk sementara waktu tidak dilakukan secara tatap muka.

-Advertisement-

Setelah pandemi Covid-19 usai, pihaknya akan berusaha untuk mengembalikan keadaan seperti semula. Salah satunya kembali mengadakan kegiatan PTM di sekolah.

Baca juga: Pemkab Kudus Percepat Distribusi Bansos untuk Warga yang Terdampak Covid

“Setelah pandemi selesai baru ada kegiatan lagi. Ini untuk masa depan bangsa, jadi orang tua harus bisa memproteksi anak-anaknya,” kata Hartopo.

Selama memberlakukan pembelajaran secara daring, Hartopo sendiri belum memiliki kurikulum khusus bagi anak didik di kabupaten yang ia pimpin. Pihaknya hanya mengikuti kurikulum yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat.

Sebab, di masa pandemi covid-19 saat ini, banyak intervensi dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

“Kita tidak bisa membuat kebijakan sendiri. Artinya hak otonomi untuk membuat kebijakan sendiri, tidak bisa,” ucapnya.

Dengan kondisi seperti ini, terkhusus bagi orang tua, pihaknya meminta agar lebih perhatian kepada anak-anaknya. Mengawasi agar putra-putrinya tidak terlalu asik bermain. Hingga lupa kewajibannya untuk belajar.

“Karena anak adalah masa depan bangsa, sebagai penerus bangsa. Bagaimana cara kita untuk mencerdaskan anak-anak kita,” terangnya.

Di sisi lain, saat dimintai keterangan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kudus, Harjuna Widada mengatakan, untuk saat ini PTM memang belum bisa dilaksanakan. Untuk kepastian waktu pelaksanaan PTM, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

“Belum ada PTM,” jawabnya saat dimintai keterangan lewat pesan singkat.

Baca juga: Lantik Pejabat Fungsional, Hartopo Tekankan Empat Sehat Lima Sempurna

Hal serupa juga diungkapkan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Kudus, Sudjarwo. Pihaknya menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar di semester awal tahun ajaran 2021-2022 dilakukan secara daring.

Meskipun, ada sekitar 50 SMP sederajat, baik negeri maupun swasta telah mempersiapkan diri untuk melakukan PTM beberapa waktu lalu. Namun, semuanya pupus ketika Kudus masuk dalam wilayah PPKM Darurat maupun PPKM Level 4.

“Tanggal 12 sampai 14 Juli kita ada MPLS. Terus dilanjut dengan pembelajaran. Rencananya dulu pembelajaran tatap muka akan dilakukan di tanggal tersebut. Tapi tidak jadi, sekarang kita kembali melakukan pembelajaran secara daring lagi,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER