31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaBisnisDemi Tutupi Biaya...

Demi Tutupi Biaya Operasional, Susu Moeria Harus Rela Jualan di Tepi Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi barat Jalan Tanjung tepatnya di sebelah utara Perempatan Seleko Kudus tampak satu unit kendaraan roda tiga. Di atas bak kendaraan tersebut, terlihat puluhan bungkus susu sapi aneka rasa. Serta seorang yang sibuk melayani pembeli. Itu adalah Susu Moeria On The Street atau Susu Moeria On Moving.

Owner Susu Moeria Feliciana Nathali Yuwono (30) mengatakan, Susu Moeria dirintis sejak tahun 1938. Menurutnya, selama puluhan tahun berdiri, tahun 2020 dan 2021 adalah masa tersulit Susu Moeria. Hal tersebut tidak terlepas dari efek pandemi virus Covid – 19, dengan berbagai kebijakan yang sangat menyulitkan dunia usaha.

“Pandemi Covid -19 dan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sangat berimbas pada usaha Susu Moeria. Bahkan agar bisa menutup operasional kami harus berjualan di tepi jalan menggunakan kendaraan roda tiga yang kami sebut Moeria On The Street,” ujar perempuan yang akrab disapa Felicia kepada Betanews, Rabu (14/7/2021).

Tampak seorang warga sedang membeli Susu Moeria yang dijual di pinggir jalan.
- Ads Banner -

Baca juga : Kafe Susu Moeria, Tempat Nongkrong Sehat Ala Anak Muda Kudus

Felicia mengatakan, selama ada pandemi Covid – 19, usaha Susu Moeria sudah terdampak. Namun, pelanggan yang datang untuk beli Susu Moeria masih lumayan banyak. Karena saat itu pelanggan masih bisa datang ke Cafe Susu Moeria.

Sebab kata dia, memang pelanggan Susu Moeria itu 70 persen beli langsung ke Kafe Susu Moeria yang terkenal menyediakan susu sapi murni fresh dan tanpa bahan pengawet, berada di Jalan Pemuda, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Namun, sejak PPKM Darurat banyak ruas jalan ditutup, termasuk akses jalan utama ke Cafe Susu Moeria. Hal itu bikin penjualan Susu Moeria turun drastis. Dari sehari mampu jual susu sapi 400 sampai 500 liter, turun jadi hanya 100 liter sehari.

“Sebelum pandemi kami malah bisa jual lebih banyak lagi. Sehari rata – rata kami bisa jual susu sebanyak 800 liter,” bebernya.

Menurutnya, penutupan jalan ini sangat ketat. Apalagi akses utama ke Susu Moeria juga ditutup dan dijaga petugas, sehingga pelanggan memang tidak bisa datang ke Kafe Susu Moeria. Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya pun memutar otak cari solusi. Untuk mendongkrak penjualan.

“Kami pun kemudian memanfaatkan kendaraan roda tiga untuk berjualan di tepi jalan yang ramai orang melintas. Tujuannya tentu agar pelanggan bisa menemukan kami. Itu juga sebagai ikhtiar kami untuk menutup biaya operasional,” ungkapnya.

Dia menuturkan, penjualan Susu Moria menggunakan kendaraan roda tiga di tepi jalan dilakukan sejak Rabu (7/7/2021). Diakuinya, sebenarnya hasil jualan Susu Moeria di tepi jalan tersebut juga belum mampu menutup biaya operasional. Namun, setidaknya penjualan dengan sistem tersebut bisa menambah penjualan.

“Jujur ya, kalau menutup biaya operasional belum bisa. Namun, setidaknya bisa buat tambah – tambah. Dari pada kita hanya menunggu pelanggan di Kafe Susu Moeria,” jelasnya.

Dia mengatakan, Susu Moeria menyediakan susu sapi murni dan tanpa bahan pengawet. Ada yang rasa original serta ada yang tersedia dengan berbagai varian rasa. Di antaranya, susu gula, susu vanilla, susu strawberry, susu anggur, susu jahe, susu coklat, milkshake oreo dan masih banyak lagi yang lainnya.

Baca juga : Susu Moeria, Penuhi Kebutuhan Susu Warga Kudus Sejak 1938

“Untuk harga sangat terjangkau, mulai Rp 6,5 ribu sampai Rp 15 ribu per kap,” ungkapnya.

Dia berharap, pandemi segera berakhir serta PPKM Darurat juga jangan diperpanjang. Kalau pun diperpanjang, seyogyanya ada solusi untuk para pemilik usaha, khususnya resto dan kafe.

“Saya berharap PPKM Darurat tidak diperpanjang. Kalau diperpanjang harus ada kelonggaran. Jalan jangan ditutup, serta diperbolehkan melayani makan di tempat. Meskipun dengan penerapan protokol kesetan yang ketat,” harap Felicia.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler