BETANEWS.ID, SOLO – Antusias warga untuk ikut vaksinasi di Solo Paragon Mall terpantau tinggi, Senin (12/7/2021). Program vaksinasi yang menggandeng Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (Yakkum), Rotary Solo, dan Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) itu akan dilaksanakan hingga 18 september 2021 dan akan menyasar 10 ribu warga.
Wakil Ketua Akselerasi Vaksinasi, RAy Febri Hapsari Dipokusumo mengatakan, vaksinasi di Solo Paragon Mall hanya melayani warga Solo saja. Dalam sehari, pihaknya membatasi vaksinasi untuk 400 orang.
“Ini pendaftarannya cepat banget. Baru buka tiga jam sudah penuh. Setiap kali dibuka langsung penuh, tapi kan kita screening dulu, ternyata yang masuk itu banyak yang bukan KTP Solo,” ungkap Febry.
Baca juga: Vaksinasi di Solo Paragon Mall Sasar 10 Ribu Warga, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya
Dijelaskannya, banyak warga dari perbatasan Solo yang mendaftar vaksinasi di Solo Paragon. Mulai dari Colomadu, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, dan juga Sragen. Meskipun begitu, pihaknya mengikuti intruksi dari Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka untuk mengutamakan warga Solo.
“Pak Wali tadi bilang ini dikhususkan untuk warga solo. Selain itu untuk pelaksanaan vaksin ini dievaluasi seminggu. Kalau misalnya ini lebih dari 400, jadi ditambah kuotanya. Karena undangan kan sudah jalan by sistem, udah terplaning. Kecuali kalau ditambah kuota lebih dari 10 ribu kita bisa buka lagi,” pungkasnya.
Staf ahli Direktorat Kesehatan Yakkum, dr Julita Ruly Titisari membenarkan jika banyak peserta yang tidak lolos screening karena ternyata bukan warga Solo.
“Saking kepinginnya mungkin yang di luar KTP Solo. Padahal sudah jelas harus KTP Solo, memang misalkan dia ngisi identitas di Laweyan, tapi setelah masuk di NIK-nya ketahuan. Kan itu harus upload KTP baru ketahuan kok KTP luar Solo, pastinya otomatis tereliminasi,” ujarnya
Kemudian, dirinya juga mengatakan kira-kira dalam sehari, dari 400 pendaftar yang masuk hanya sekitar 360 peserta saja yang lolos screening. Dikatakannya terdapat sekitar 40 peserta yang tidak lolos sehingga terdapat 10 persen setiap harinya.
Baca juga: Tinjau Vaksinasi di Solo, Panglima TNI dan Kapolri Ungkap Strategi untuk Tekan Laju Kasus Covid-19
“Ini kan ada yang lowong lagi, secara berkala akan kita open masuk lagi, kita screening lagi dan seterusnya,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, pendaftaran saat ini hingga 10 Agustus sudah penuh. Namun, pihaknya akan membuka kuota lagi yang berasal dari proses screening yang ternyata masih banyak yang tereliminasi.
“Pasti akan kita buka lagi, karena itu tadi temuan yang tidak lolos screening ada 10 persen. Akan kita buka lagi masyarakat yang belum tervaksin akan mendapatkan kesempatan,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

