BETANEWS.ID, KUDUS – Setelah 16 hari kompak tutup kios, pedagang kuliner Taman Bojana Kudus memutuskan untuk berjualan lagi. Hal itu dilakukan agar dapur tetap ngebul. Terlihat di pusat kuliner yang berseberangan dengan Mal Ramayana tersebut ada tiga kios kuliner yang buka. Namun, suasana terlihat masih sepi pembeli.
Satu di antara pedagang yakni Rahayu Mei Diawati (45) menuturkan, setelah lebih dua pekan tutup, ia memutuskan untuk berjualan lagi. Sebab ada kelonggaran dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli mendatang. Kelonggaran itu berupa boleh makan di tempat maksimal 30 menit.
“PPKM Darurat memang diperpanjang, tapi kan ada kelonggaran. Sekarang kan rumah makan boleh melayani makan di tempat . Oleh sebab itu paguyuban pedagang kuliner Taman Bojana memutuskan untuk berjualan lagi,” ujar perempuan yang akrab disapa Mei kepada Betanews, Rabu (21/7/2021).
Baca juga: Pedagang Taman Bojana Mulai Berjualan Lagi Meski Sepi dan Harus Nombok
Perempuan yang diketahui sebagai pengelola warung makan Bu Ramidjan itu menambahkan, alasannya kembali berjualan, karena selama kiosnya tutup tidak ada penghasilan sama sekali. Ia juga mengeluhkan selama nganggur karena tidak berjualan malah badannya terasa sakit.
“Kami berjualan agar dapat pemasukan serta agar dapur kami tetap ngebul. Selain itu, saya itu kalau nganggur badanku malah pada sakit. Pikiran juga pusing, karena tidak ada pemasukan,” beber warga Kelurahan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.
Di hari pertama berjualan lagi setelah tutup 16 hari, dia mengaku pembeli masih sepi. Buka pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB belum ada yang datang untuk jajan. Dia pun mengira, mungkin karena warga masih banyak yang belum tahu, serta akses jalan menuju ke Taman Bojana Kudus belum dibuka sepenuhnya.
Tak berselang lama datanglah pembeli satu orang dan memesan soto kerbau. “Lha ini pembeli pertama mas, penglaris ini,” kata Mei memberi tahu.
Dia pun berharap Pemerintah Kabupaten Kudus juga memberi kelonggaran tentang PPKM Darurat lanjutan ini. Kalau pemerintah pusat kan sudah menginfokan pembeli diperbolehkan makan di tempat dengan waktu 30 menit.
Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Hartopo Heran Kudus Masih Masuk Level 4
“Kami kan sudah mematuhi peraturan pemerintah. Kami juga berharap agar Pemkab Kudus memberi kelonggaran berupa akses menuju Taman Bojana yang sebelumnya ditutup agar dibuka. Tujuannya tentu agar pembeli pada datang,” harapnya.
Hal senada juga diharapkan pedagang lainnya yakni, Nikmah. Dia berharap akses jalan menuju Taman Bojana yang ditutup untuk dibuka. Tujuannya, tentu agar para pembeli tidak kesulitan cari akses menuju pusat kuliner selera rakyat tersebut.
“Harapannya sama, penutupan jalan itu agar dibuka. Supaya pembeli pada datang. Soalnya ini sepi banget. Sudah pukul 10.30 WIB belum ada pembeli sama sekali,” tandas Nikmah.
Editor: Ahmad Muhlisin

