31 C
Kudus
Rabu, Juli 24, 2024

Motornya Sering Ditolak Bengkel, Suwanto Rintis Bengkel untuk Difabel yang Kini Makin Ramai

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dinding-dinding bengkel sepeda motor milik Suwanto yang terletak di Jangli, Candisari, Kota Semarang itu dipenuhi piagam penghargaan. Salah satu yang mencolok adalah piala dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti). Di piala itu, tertulis penghargaan kepada pemuda yang mempunyai inovasi dalam bidang otomotif.

Suwanto bisa disebut sebagai peyandang disabilitas yang cukup gigih. Dalam ceritanya, tak mudah baginya dengan segala keterbatasan fisik belajar menjadi tukang bengkel. Jatuh bangun dia alami saat belajar di sebuah bidang yang tak pernah dia sentuh sebelumnya.

Kegagalan demi kegagalan dia lalui selama beberap tahun. Dia nekat membongkar sepeda motor miliknya agar bisa ramah dan digunakan oleh penyandang disabilitas dengan aman dan nyaman.

-Advertisement-

Hanya berbekal coba-coba, akhirnya dia bisa membuat sepeda motor yang ramah dengan penyandang difabel. Motor roda tiga adalah inovasinya. Dia mendapatkan ilmu itu secara otodidak dan alat seadanya.

Baca juga: Bengkel Tiga Saudara, Bengkel Spesialis RX King yang Tak Pernah Sepi Pelanggan

“Saya belajar bengkel secara otodidak, tak ada yang mengajari. Hanya ilmu titen saja,” jelas Suwanto di bengkelnya, Senin (31/5/2021).

Tekad besar Suwanto ternyata tak datang secara tiba-tiba. Sebelum membuat bengkel dia pernah kecewa dengan pelayanan beberapa bengkel sepeda motor di Kota Semarang. Banyak yang tak sudi memperbaiki sepeda motor miliknya karena tergolong rumit.

“Ya saya pernah mendapat kesan yang tak enak dari beberappa bengkel. Jarang yang bengkel sepeda milik anak difabel,” ucapnya.

Untuk itu, dia mempunyai keinginan untuk bisa menjadi montir spesiais kendaraan untuk orang dengan kebutuhan khusus.

Hasil dari kerja kerasnya, kini dia sudah mempunya bengkel sepeda motor spesialis roda tiga yang diberi  nama Compac Motorcycle. Penamaan bengkel Compac sendiri diambil dari Komunitas Motor Penyandang Cacat. Meski tak besar, bengkel itu sudah bertahan hingga 15 tahun sampai saat ini.

“Teman-teman difabel kalau mau modif atau buat sepeda motor roda tiga ke bengkel ini,” ujarnya.

Baca juga: Topex Chopper Modification, Bengkel Custom yang Pelanggannya dari Seluruh Nusantara

Meski belum mempunyai banyak karyawan, setidaknya dia bisa hidup mandiri tanpa merepotkan orang lain. ia juga bersyukur bisa sampai pada tahap ini.

“Dengan modif motor roda tiga ini penyandang disabilitas juga bisa hidup mandiri,” paparnya.

Untuk memodifikasi kendaraan, Suwanto mematok tarif Rp4-8 jutaan. Menurutnya, biaya yang agak tinggi itu sudah sepadan, karena banyak fitur tambahan yang diperlukan untuk mengubah motor roda dua menjadi roda tiga.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER