31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Belum Ada Izin Edar dari BPOM Sebagai Obat Covid, 750 Invermectin di RS Aisyiah Kudus Nganggur

BETANEWS.ID, KUDUS – Di dalam salah satu ruangan, Ketua Gugus Covid – 19 Rumah Sakit (RS) Aisyiah Kudus dr Agus Prastyo membuka dua amplop warna coklat. Setelah terbuka, ratusan tablet invermectin yang beberapa waktu lalu diklaim sebagai obat Covid – 19 itu dikeluarkan. Namun, di RS Aisyiah Kudus obat tersebut belum juga diberikan kepada pasien.

Sembari menunjukan invermectin, Agus Prastyo menuturkan, beberapa waktu lalu RS Aisyiah mendapatkan 750 obat invermectin dari donatur, yang disebut sebagai obat Covid – 19. Kemudian, kata dia, ratusan invermectin itu disampaikan ke pihak dokter penanggung jawab pasien (DPJP) selaku penanggung jawab pasien Covid – 19 di ruang isolasi RS Aisyiah Kudus.

Baca juga : Kasus Covid-19 Tak Kunjung Reda, Stok Oksigen di Rumah Sakit Menipis

-Advertisement-

“Namun, karena belum ada surat izin edar dari BPOM yang melegalkan invermectin sebagai obat Covid – 19, dokter spesialis RS Aisyiah Kudus belum bisa memberikan obat tersebut kepada pasien,” ujar pria yang akrab disapa Agus kepada Betanews.id, Kamis (24/6/2021).

Agus mengungkapkan, klaim bahwa invermectin sebagai obat Covid – 19 memang masih simpang siur. Menurutnya, pihak RS Aisyiah juga sudah minta konfirmasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, kalau obat tersebut sudah bisa digunakan untuk pasien Covid – 19. Namun, sampai detik ini pihak RS Aisyiah belum juga menerima surat izin edar resminya.

“Karena alasan itulah, sampai saat ini invermectin ini belum ada yang kami berikan pada pasien covid, dan masih utuh. Yang penting gini kok, kita sesuai dengan jurnal dan surat izin edar dari BPOM. Kalau memang ada penelitian yang menyebutkan atau menjelaskan bahwa obat invermectin bisa untuk mengobati covid, baru invermectin itu kita berikan ke pasien,” jelasnya.

Dia mengatakan, pihak donatur yang memberikan obat invermectin juga menuturkan, bahwa invermectin tersebut merupakan obat anti parasit, seperti cacingan, kaki gajah dan lain sebagainya. Oleh karenanya pihaknya belum bisa memastikan invermectin mampu atau tidak sebagai obat Covid – 19.

Baca juga : RS Aisyiyah Terima Bantuan Crane Pemulasaraan Jenazah dari IT Telkom Surabaya

“Invermectin juga adalah obat yang penggunaannya harus disertai resep dokter. Serta tidak semua apotik bersedia mengeluarkan obat tersebut. Dan ada efek sampingnya. Indikasinya itu alergi pada kulit dan muntah – muntah,” ungkapnya.

Dia mengatakan, sampai saat ini Covid – 19 belum ditemukan obatnya. Untuk membentengi diri dari Covid – 19 adalah dengan vaksinasi dan selalu patuhi protokol kesehatan, dengan penerapan 5 M.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER