BETANEWS.ID, SEMARANG – Di tengah larangan mudik oleh pemerintah, BAI (Badan Amalan Islam) bekerja sama dengan Mahasiswa KKN Mandiri Pengakuan (MP) UIN Walisongo Semarang selenggarakan acara halal bihalal, Selasa (18/05/21). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium 2 Kampus 3 dengan mematuhi protokol kesehatan dan juga secara virtual.
Hadir dalam agenda tersebut Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq beserta pendiri, pimpinan fakultas dan jajarannya, serta tamu undangan lain yang jumlahnya kurang lebih 200 orang. Adapun media yang digunakan untuk halal bihalal virtual di antaranya, zoom meeting, YouTube, dan Instagram.

Dekan FISIP UIN Walisongo Semarang, Muhyar Fanani menyampaikan, acara yang mengambil tema “Menghidupkan Menjaga Keragaman Nusantara” ini diharapkan mampu memberikan inspirasi bahwa Islam haruslah mendamaikan dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Sebagaimana diketahui, ajaran Islam seperti itulah yang diajarkan para Walisongo.
Baca juga: Ulama dan Cendekiawan Jateng Rumuskan Kurikulum Anti Radikalisme
Menurutnya, Walisongo sejak abad ke-14 sudah menunjukan kepada masyarakat bahwa Islam itu agama yang mendamaikan dan membangun harmoni tanpa sebuah perintah dan paksaan.
“Apalagi kita tahu jika dunia pada saat ini sedang mengalami krisis perdamaian seperti misalnya pada Ramadan tahun ini Palestina mendapat serangan dari Israel, serta di bagian dunia lain yang mulai timbul rasa saling curiga,” ungkapnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah Tembalang KH Amin Budi Harjono mengatakan, tari sufi yang didatangakn dari berbagai daerah itu bisa dijadikan sarana untuk bergembira yang tentunya bisa menyehatkan.
“Tarian sufi ini juga dapat memberikan dampak yang positif bagi tubuh manusia. Salah satunya pada bidang kesehatan,” beber alumni Fakultas Dakwah itu.
Baca juga: Kenang Prie GS, Puluhan Kartunis Gelar Pameran di UIN Walisongo
Di sisi lain, salah satu perwakilan Mahasiswa KKN Mandiri Pengakuan (MP), Haikal mengaku senang dengan keikutsertaannya dalam acara tersebut. Lantaran, ia bisa mengenal para dosen dan berinteraksi lebih dekat sesama Mahasiswa KKN MP.
“Ini kali pertama saya ikut serta dalam acara seperti ini di kampus. Rasanya cukup membahagiakan bisa mengenal dosen-dosen dan juga saling berinteraksi sesama rekan mahasiswa KKN MP. Jadi lewat HBH ini kita bisa memperat tali silaturahmi kita dengan orang lain,” ujarnya.
Dalam acara halal bihalal tersebut, panitia juga menyediakan kenang-kenangan untuk diserahkan kepada 30 orang yang telah purna tugas selama kurang lebih 40 tahun. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pembacaan doa sebagai penutup acara.
Editor: Ahmad Muhlisin

