BETANEWS.ID, KUDUS – Senja itu beberapa mahasiswa yang tergabung dalam kuliah kerja nyata (KKN) Mandiri Pengakuan (MP) Universitas Islam Negeri (UIN) Semarang, jurusan komunikasi penyiaran Islam (KPI) memberikan takjil kepada warga sekitar yang melintas di area kampus.
Koordinator desa (Kordes) utama KKN MP Ahmad Safik menuturkan, untuk sebarkan kebaikan dan agar mendapat berkah Ramadan, ia dan belasan rekannya bagikan ratusan takjil kepada warga yang melintas di wilayah kampus UIN Walisongo. Selain itu, pembagian takjil ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi kepada masyarakat sekitar.

“Sore ini ada sekitar 300 takjil yang kami bagikan kepada warga sekitar. Tujuannya tentu berharap berkah Ramadan dan mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat sekitar,” ujar Safik, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Masjid Kauman, Tempat Berburu Takjil di Semarang dengan Menu Khas Ramadan Lengkap
Safik mengungkapkan, belasan anggota KKN MP dibagi menjadi tiga kelompok dan menyebar di beberapa titik area kampus UIN Walisongo Semarang. “Agar takjil lebih cepat terdistribusi kepada warga sekitar yang melintas,” kata mahasiswa jurusan KPI semester enam tersebut.
Dia menuturkan, sengaja memilih area sekitar kampus, sebab selama ini para mahasiswa KKN MP sering berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
Dia mengatakan, pembagian 300 takjil dimulai pukul 17.00 WIB hingga waktu menjelang berbuka puasa atau magrib. Sedangkan dananya berasal dari iuran per kelompok KKN MP UIN Walisongo jurusan KPI.
“Semoga takjilnya bermanfaat, dan kegiatan ini mampu meningkatkan rasa sosial kita sehingga menjadi lebih peduli,” tandasnya.
Baca juga: Berburu Takjil Bubur India Khas ala Masjid Pekojan Semarang
Sementara itu, Kordes kelompok 3 yakni Ida Rahmiati bersyukur kegiatan pembagian takjil berjalan dengan lancar dan kompak. Meski sempat ada kendala, tapi pelaksanaan pembagian takjil akhirnya bisa terlaksana.
“Alhamdulillah acara pembagian takjil berjalan lancar dan kompak. Semoga takjil yang kami bagikan mampu jadi menu berbuka yang manis untuk penerimanya,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

