BETANEWS.ID, SEMARANG – Kuliner khas berbuka puasa di Masjid Jami Pekojan Semarang, yaitu Bubur India kembali disajikan pada Ramadan tahun ini. Bubur tersebut disediakan secara gratis untuk warga sekitar dan juga para jemaah yang datang untuk berbuka puasa.
Sejak jam 4 sore, sudah banyak warga yang berkumpul. Tak jarang warga sekitar membawa piring atau mangkuk sendiri agar Bubur India dapat dimakan di rumah.

Baca juga : Grand Candi Hotel Semarang Tawarkan Paket Buka Puasa Sepuasnya
Bagi yang datang dari jauh, tak perlu khawatir. Tak perlu juga membawa piring atau mangkuk, karena pihak masjid sudah menyediakan satu porsi Bubur India, kurma dan minuman untuk berbuka di masjid.
Takmir Masjid Jami Pekojan Ali Baharun mengatakan, jika Bubur India memang disediakan ketika bulan Ramadan. Meski demikian, dia mengaku Ramadan tahun lalu tak ada penyajian Bubur India, karena pandemi.
“Bulan Ramadan sebelumnya hanya berjalan beberapa hari saja, karena pandemi,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Jumat (16/4/2021).
Dia mengatakan, sekali memasak Bubur India bisa disajikan untuk 500 porsi. Namun untuk buka bersama di masjid, hanya sekitar 250 saja. Sisanya dibagi-bagikan kepada kaum dhuafa di sekitar masjid dan anak-anak.
Untuk proses pembuatan, bubur India yang ada di Masjid Jami Pekojan dimasak di dalam kuali yang besar dan setidaknya sebanyak 23 kilogram beras dimasak setiap harinya selama bulan Ramadan.
Sementara untuk bahan-bahan yang digunakan terdiri dari berbagai rempah-rempah seperti serai, salam, daun bawang, seledri, kayu manis, santan, bawang putih, iga sapi, dan sengkel sapi untuk kaldu.
Baca juga : Nikmatnya Entok Asap yang Empuk Banget Ini Bisa jadi Jujugan untuk Buka Bersama
“Jadi resepnya sudah ada turun temurun, sampai sekarang tak ada perubahan,” katanya.
Sedangkan waktu untuk memasak sekitar 3 jam dengan suhu tinggi. Setelah matang, bubur dimakan dengan berbagai lauk seperti sambal goreng ati, sambal goreng ayam, kare atau gulai. Kemudian ada juga telur rebus di atasnya.
Editor : Kholistiono

