Kisah Faiz, Siswa SMP yang 3 Tahun Ini Jualan Jambu Demak Demi Bantu Ekonomi Keluarga

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang memperlihatkan jambu yang tersedia di lapak pinggir Jalan KHR Asnawi, depan Makam Desa Bangkalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Dengan sabar dan telaten, ia melayani pembeli yang menawar jambu di bawah harga jualnya. Pria yang mengenakan baju putih itu adalah Faiz Ziyadun Ni’am (14), seorang siswa SMP kelas VIII yang bantu jualan jambu milik tantenya.

Pria yang akrab disapa Faiz itu bersedia berbagi cerita kepada betanews.id soal jualannya itu. Ia mulai membantu berjualan jambu Demak saudaranya itu sejak 2018 saat masih kelas VII SMP. Itu dilakukannya untuk membantu perekonomian keluarga.

Baca juga: Harga Mulai Rp 5 Ribu, Penjualan Jambu Demak Ini Laku Hingga 100 Kilogram Sehari

-Advertisement-

“Waktu kelas satu dulu membantu jualan pada musim jambu, sepulang sekolah. Karena pada tahun ini sekolah daring, jadi berjualan dari pagi sampai barang habis,” beber warga Desa Pelang RT 3 RW 2, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara itu.

Dengan membantu berjualan jambu itu, katanya, ia bisa membeli seragam sekolah dan peralatan sekolah, uang saku sekolah, hingga bisa membeli sepeda dan ponsel pintar. Meskipun, tidak semuanya dari hasilnya, melainkan juga dibantu oleh orang tuanya.

Baca juga: Kisah Pasangan Muda yang Pilih Jadi Petani Milenial, Kembangkan Sayuran Hidroponik

Dia menuturkan, sewaktu ia masih belajar di madrasah, seusai memperjualbelikan jambu, setiap pukul 16.00 ia bergegas pulang untuk mengikuti pelajaran. Ia juga merupakan santri dan marbot di pondok pesantren yang berada di Mayong.

“Saya berharap semoga sekolah ini bisa dilakukan tatap muka, sehingga bisa mulai pembelajaran dengan maksimal. Saat ini saya yang sudah kelas tiga dan mau melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi supaya biaya semakin mudah,” tuntasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER