BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan orang tampak duduk antre di depan Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK), Senin (24/5/2021). Mereka satu per satu mulai masuk untuk discreening sebelum mendapatkan vaksin Covid-19. Terlihat seorang pria sedang mengawasi di sana. Ia yakni Muh Manjid (56), selaku koordinator pelaksana dari UMK.
Manjid begitu dia akrab disapa, berbagi penjelasan kepada betanews.id tentang pelaksanaan vaksin. Hingga pukul 11.00 WIB, sudah ada sekitar 170 dosen dan karyawan yang divaksin. Dari 250 orang yang dijadwalkan vaksin pada hari pertama, terdapat delapan orang yang tidak lolos screening.

“Ini sudah ada sekitar 170 orang yang divaksin. Ada yang tidak lolos delapan orang dengan beberapa alasan. Di antaranya karena sedang hamil, punya riwayat penyakit jantung, dan sedang tidak enak badan,” beber Kepala Biro Administrasi Umum (BAU) UMK itu.
Baca juga: 372 Dosen dan Pegawai UMK Divaksin Pekan Depan, Rektor Tidak Ikut
Ditemui di lokasi yang sama, Arief Adi Saputro, selaku ketua pelaksana membenarkan adanya sejumlah orang yang tidak lolos screening. Pihaknya berani memberikan vaksin jika ada rekomendasi dari dokter terkait kondisi tertentu.
“Seperti orang yang memiliki penyakit jantung, bisa mendapat vaksin jika mendapat surat rekomendasi dari dokter sepesialis jantung. Karena kami menghindari resiko,” katanya.
Vaksinasi yang dilaksanakan selama dua hari itu menerjunkan 12 tenaga medis. Pihaknya menyediakan 500 vaksin untuk UMK. Arief sapaan akrabnya, berharap jumlah tersebut bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan oleh pihak kampus.
“Pelaksana kali ini dari Klinik Srikandi Husada dan RS Mardi Rahayu, dengan menerjunkan 12 tenaga medis. Untuk hari ini kami membawa 250 vaksin jenis sinovac,” jelasnya.
Baca juga: Hartopo Harap Perusahaan di Kudus Segera Realisasikan Vaksinasi Gotong Royong
Sementara itu, Rektor UMK Darsono menambahkan, vaksinasi merupakan upaya preventif dan bukan segalanya. Meski sudah mendapat vaksin, ia meminta untuk terus mentaati protokol kesehatan.
“Terlepas dari persiapan pembelajaran tatap muka, upaya pencegahan Covid-19 memang perlu kami lakukan. Dan vaksin ini merupakan salah satu upaya preventif kami,” tukasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

