Tari Kidang Meriahkan Solo Menari 2021 yang Digelar Serentak di 54 Kelurahan

BETANEWS.ID, SOLO – Sebanyak 400 anak-anak dari 54 kelurahan serentak mementaskan Tari Kidang dalam gelaran Solo Menari 2021, Kamis (29/4/2021). Acara yang digelar untuk memperingati Hari Tari Sedunia setiap 29 April itu dilaksanakan secara luring dan daring.

Acara yang dipusatkan di Ndalem Joyokusuman itu dihadiri oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka beserta jajarannya. Pada saat bersamaan, tarian serentak dibawakan di 54 kelurahan di Kota Solo melalui aplikasi Zoom.

Salah satu tari yang dipentaskan di Solo menari 2021. Foto: Khalim Mahfur

Selain menampilkan Tari Kidang yang menjadi tema utama Solo Menari, acara ini juga turut dimeriahkan Adi Cipta Pondra Karna, Dan’s Dance Studio, Eko Dance Company, dan Wayang Orang Sriwedari.

-Advertisement-

Baca juga: Bangga Atas Prestasi 12 Atlet PMS, Gibran Berikan Dana Apresiasi

Acara tersebut juga bisa disaksikan secara langsung oleh masyarakat pada akun youtube GibranTv, Dinas Kebudayaan Surakarta, Pariwisata Solo, IG Live @gibran_rakabuming serta FB Live Gibran Rakabuming

Ditemui usai acara, Gibran mengatakan, pelibatan anak-anak dalam Tari Kijang adalah upayanya untuk mengenalkan tarian tersebut ke generasi muda.

“Yang paling penting juga partisipasi anak-anak. Jangan sampai mereka nggak tahu tarian-tarian kita. Makanya hari ini performing tari kijang melibatkan anak-anak,” katanya.

Baca juga: PSK di PPSW Wanodyatama Solo Dapat Bimbingan Spiritual Selama Ramadan

Dengan adanya Solo menari ini, Gibran berharap, kedepan acara-acara kebudayaan di kota Solo terus berjalan. Apalagi sejak pandemi, banyak event yang urung dilaksanakan. Makanya, ia ingin event-event budaya tetap berjalan di tengah pandemi, demi memberikan ruang untuk budayawan-budayawan dan penari-penari Solo.

“Selama masa pandemi event-event di kota Solo sempat terhenti. (Ini) pengen kita mulai lagi dengan penonton yang terbatas. Jadi tidak perlu takut-takut lagi, yang penting protokol kesehatannya tetap dijaga,” tuntas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER