BETANEWS.ID, SEMARANG – Petugas Satpol PP Kota Semarang merazia sejumlah kios yang digunakan untuk menjual kupon togel pada Rabu (21/4/2021) malam. Tak sampai di situ, petugas juga mengambil sikap tegas dengan membongkar setidaknya sembilan kios.
Pembongkaran kios yang digunakan untuk judi togel tersebut, menjawab keresahan masyarakat dengan adanya aktivitas judi togel yang marak di Semarang.

Baca juga : Rumah Kena Gusur, Sudah Dua Pekan Ratusan Warga Semarang Ngungsi di Pemakaman
Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, tempat judi togel itu telah meresahkan masyarakat. Beberapa pejabat juga mendapatkan laporan soal judi togel yang menjamur di bulan Ramadan.
“Banyak pejabat yang mendapat laporan adanya judi togel. Tempat judi tersebut meresahkan warga,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Rabu (21/4/2021).
Selain membersihkan tempat judi togel, pihaknya juga melakukan sidak ke beberapa kafe dan PKL yang tak mempunyai izin dengan total 7 tempat PKL dan 1 kafe. “Kita tak main-main, kalau bongkar ya bongkar, ” ujarnya.
Fajar juga sempat adu mulut dengan seorang pedagang yang berada di Taman Kasmaran karena ngeyel tetap memutar musik dengan volume keras. Fajar mengaku sudah sering mengingatkan pedagang tersebut. “Musiknya sudah merepotkan kita, satu tahun sudah ribut,” imbuhnya.
Dia mengingatkan agar warga Kota Semarang menghormati penegak hukum. Untuk itu, pihaknya tak akan berhenti untuk menertibkan masyarakat, terkhusus di bulan Ramadan.
Baca juga : Ganjar Minta Satpol PP di Kudus, Pati, Rembang, Rutin Patroli Bubarkan Kerumunan
“Kami akan terus keliling, bagi siapa saja yang tak menghormati aparat penegak hukum akan berhadapan dengan Satpol PP,” tegasnya.
Seperti diketahui, sidak Satpol PP Semarang dilakukan setelah banyak mendapatkan laporan warga. Sidak dilakukan mulai jam 20.30 hingga jam 23.30 WIB.
Editor : Kholistiono

