BETANEWS.ID, SEMARANG – Beberapa penumpang bus di Kota Semarang memilih pulang kampung lebih awal menyusul adanya larangan mudik Lebaran tahun ini. Fenomena tersebut dirasakan beberapa agen bus di Kota Semarang.
Operator Lapangan PO Agra Mas, Rifai mengatakan, jumlah pemudik dalam beberapa hari terakhir sudah mulai naik. Seperti halnya santri dan anak-anak sekolah yang kembali pulang kampung ke Sumatera.
Baca juga : Pengusaha Bus Minta Pemerintah Cabut Kebijakan Larangan Mudik Lebaran
“Sekarang sudah ada yang kembali ke kampung sebelum larangan mudik diberlakukan. Sampai saat ini sudah ada yang mudik ke Sumatera,” jelasnya saat ditemui di Jalan Kalibanteng, Kamis (15/4/2021).
Meski begitu, dia tak berani memastikan jika naiknya jumlah pemudik semua disebabkan oleh larangan mudik Lebaran yang akan diberlakukan pada 6-17 Mei 2021 mendatang.
Meski banyak penumpang yang memilih mudik Lebaran lebih awal, pihaknya tak menaikkan tarif transportasi. Sampai saat ini, tarif perjalanan ke beberapa tempat masih sama, belum ada kenaikan.
“Kemungkinan mulai tahun depan akan naik 30 persen dari tarif normal,” imbuhnya.
Hal yang berbeda dirasakan operator lapangan agen Bus Bejeu Semarang, Herman. Menurutnya, sampai saat ini belum merasakan kenaikan jumlah penumpang.
Baca juga : Nekat Curi Start Mudik, Jika Ketahuan Polisi Akan Dipaksa Putar Balik
“Sampai saat ini penumpang menuju Merak dan Denpasar Bali masih seperti biasa,” ujarnya.
Hanya saja, lanjutnya, beberapa penumpang sudah menanyakan soal kebenaran larangan mudik Lebaran tahun ini. Pastinya, sampai saat ini belum ada kenaikan jumlah penumpang yang signifikan. “Masayarakat juga sepertinya masih menunggu,” imbuhnya.
Editor : Kholistiono

