31 C
Kudus
Selasa, Mei 18, 2021
Beranda Wisata Menikmati Senja di...

Menikmati Senja di Pantai Glagah Wangi Istambul yang Dikunjungi Ribuan Pengunjung Tiap Pekan

BETANEWS.ID, DEMAK – Ombak Pantai Glagah Wangi Istambul yang tenang seperti mengajak para pengunjung untuk cepat-cepat bermain air, sore itu. Daya tariknya memang tak terbantahkan jika melihat beberapa pengunjung di sana tampak asyik mengahbiskan waktu di bawah langit sore yang semakin jingga. Tak jauh dari sana, beberapa keluarga terlihat sibuk mengabadikan diri dengan matahari sore yang hampir terbenam.

Pantai yang terletak di Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak itu memang sedang jadi primadona para wisatawan di Demak maupun dari luar kabupaten. Meski beberapa spot rusak diterjang banjir, Februari lalu, tapi itu tak menyurutkan wisatawan untuk datang ke objek wisata yang bersisian dengan hutan mangrove itu.

Hutan Mangrove di Pantai Glagah Wangi Istambul. Foto: Yazah Isfanah.

Saat menginjakkan kaki di tempat parkir, pengunjung akan dibawa ke ojek perahu dengan suasana air tenang yang akan menghantarkan sampai dermaga. Sesampainya di sana, wisatawan akan disambut lorong jembatan kayu membelah hutan mangrove menuju pantai.

- ads banner

Baca juga: Demak Green Garden, Wisata Air Terbesar di Demak yang Punya Banyak Wahana Seru

Anggota BUMDes Tambakbulusan Jumanto (48) mengatakan, sejak dibuka 10 tahun lalu, pantai ini baru viral pertengahan 2020 lalu. Yang menjadikan destinasi ini unggul karena ada pantai dan hutan mangrove yang punya banyak spot foto menarik.

“Kalau ramai biasanya weekend, Jumat, Sabtu, Minggu dan hari-hari besar yang lainnya itu ramai sekali. Untuk jumlah pengunjungnya sebelum ada Corona rata-rata hari Senin sekitar 500-600 sampai hari Kamis, hari Jumat sekitar 700-800, hari Sabtunya 1.500, kalo hari Minggunya berkisar 3.500-4.000 pengunjung.

Wisatawan yang datang, lanjut dia, hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 15 ribu per orang. Itu sudah termasuk parkir kendaraan, naik perahu pulang pergi, menikmati trek mangrove, dan wisata pantainya.

“Kebanyakan wisatawan yang datang dari Purwodadi. Yang dari lokal Demak, Kudus, Jepara, Rembang, Solo dan Brebes juga banyak,” tambahnya.

Baca juga: Pesona Pasir Putih Pantai Blebak Jepara yang Begitu Memikat

Dia juga mengatakan, wisata yang mampu menempati juara nomor satu untuk penghargaan Destinasi Baru Terpopuler pada Anugerah Pesona Indonesia  (API) ke-5 2020 ini muncul karena acara tahunan yaitu tradisi Syawalan yang masih dikelola oleh masyarakat setempat. Lalu mulai dua tahun terakhir wisata ini mulai dikelola oleh desa atau BUMDes.

“Karena setiap tahun banyak pengunjungnya dan dilihat dari pemerintah juga melihat area Tambakbulusan berpotensi, sehingga dikembangkan oleh Pemerintah Desa,” pungkasnya.

Salah seorang wisatawan. Felis (23) mengaku baru pertama kali datang ke Pantai Glagah Wangi Istambul. Ia mengetahui destinasi wisata ini dari suaminya.

“Senang, suasananya enak dan tempatnya bagus. Tapi tempatnya kurang bersih,” pungkas warga asli Tulungagung, Jawa Timur itu.

Penulis: Yazah Isfanah (Mahasiswa Magang IAIN Kudus)

Editor: Ahmad Muhlisin

Redaksi
Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

Tinggalkan Balasan

29,270FansSuka
14,686PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
39,141PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler