Rambutan Dukuh Pelang yang Terkenal Enak dan Pernah Dibawa ke Istana Negara

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang menurunkan rambutan dari keranjang di sebuah rumah tepi barat Jalan Bareng-Colo Dukuh Pelang Karanganyar, Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Rambutan yang baru saja dipetik itu kemudian diambil para wanita paruh baya di sana yang siap untuk mengikatnya. Setelah diikat, buah berbulu itu kemudian dikumpulkan jadi satu untuk segera dijual.

Satu di antara pengepul buah rambutan yakni  Jamyadi (70) mengatakan, dukuhnya memang terkenal dengan hasil bumi yakni buah rambutan. Saking terkenalnya, 2016 lalu buah rambutan dari Dukuh Pelang pernah dibawa ke Istana Negara Republik Indonesia untuk ikut pameran.

Beberapa warga sedang mengikat rambutan di DUkuh Pelang. Rabu Sipan.

“Ya rambutan dari Dukuh Pelang ini pernah dibawa ke Istana Negara Republik Indonesia. Kalau tidak salah itu acara Pameran Hasil Bumi Nusantara,” ujar Pria yang akrab disapa Jam kepada Betanews.id, Kamis (11/3/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Buka 24 Jam, Toko Buah Sae Ini Terkenal Paling Murah di Kudus

Waktu itu, rambutan Dukuh Pelang dipilih untuk mewakili Jawa Tengah sebagai buah terbaik. Menurutnya, rambutan di dukuhnya itu memang punya ciri khas.

“Rasa rambutan dari Pelang, Dawe itu rasanya dominan manis, asam dan segar. Hal itu yang jadi nilai lebih dibanding rasa rambutan dari daerah lain,” bebernya.

Untuk jenisnya kata Jam, hampir semua jenis rambutan ada di Pelang. Antara lain rambutan rapia atau rambutan kelengkeng. Ada juga rambutan binjai, rambutan lebak serta rambutan lokal. Untuk harga dijual bervariasi mulai harga Rp 9 ribu, hingga Rp 12 ribu per ikat.

“Yang saya sebut itu harga bakul. Untuk bisa dapat harga bakul, minimal pembelian harus lebih dari 20 ikat,” ujar Jam.

Baca juga: Musim Rambutan, Pedagang Buah Musiman Ramaikan Jalan Desa Tanjung Karang

Dia mengatakan, pada musim rambutan yakni mulai November hingga April, tempatnya itu jadi jujugan para bakul dan tengkulak rambutan untuk dijual lagi. Menurutnya, para bakul yang datang tidak hanya dari Kudus saja tapi banyak juga yang datang dari lain daerah.

“Banyak bakul yang datang ke Dukuh Pelang untuk kulakan rambutan. Selain dari Kudus ada yang dari Pati, Demak, Purwodadi, Semarang, dan lainnya. Bahkan kami juga sering mengirim rambutan ke daerah Jawa Barat, Jakarta, dan Banten,” rinci Jam.

“Saya berharap pertanian rambutan di Dukuh Pelang makin berkembang, sehingga para petani rambutan dan warga Dukuh tersebut makin makmur,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER