Musim Rambutan, Pedagang Buah Musiman Ramaikan Jalan Desa Tanjung Karang

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa penjual rambutan terlihat mangkal di tepi Jalan Kudus-Purwodadi, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat menjajakan berbagai jenis rambutan yang sekarang sudah memasuki musimnya. Salah satu pedagang tersebut adalah Heri Setiawan (35), penjual buah musiman yang berjualan dengan mobil pikap.

Saat ditemui di sela aktivitasnya itu, Heri sapaan akrabnya bersedia berbagi cerita tentang usahanya yang dimulai sejak 2017 lalu. Dia mengatakan, saat ini dirinya jualan rambutan jenis binjai. Biasanya, dirinya jualan buah menyesuaikan dengan musim yang ada. Buah yang sudah pernah dijual meliputi duku, manggis, jeruk Bali (pamelo), semangka, melon, nanas madu, hingga mangga.

Heri memilihkan rambutan kepada pembeli di lapaknya. Foto: Kaerul Umam.

“Selama 3 tahun ini jualan buah sesuai dengan musim buah. Seperti saat ini, musim rambutan. Jadi ya, menjual rambutan. Biasanya juga menjual berbagai macam buah lainnya,” beber Heri, Rabu (16/12/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Jeruk Bali Paling Laris di Toko Buah Sae Cabang Ketiga

Heri mengungkapkan, dirinya menjual buah secara musiman dan biasanya tempatnya juga pindah-pindah. Ini tergantung musim dan daya minat pembeli. Dirinya merintis usaha tersebut lantaran meneruskan usaha dari bapak mertua yang dulunya sudah berkecimpung sebagai seorang pedagang.

“Usaha ini dari keluarga, yang dulunya orang tua dari istri saya juga jualan buah musiman. Jadi saya meneruskan usaha ini. Berdagang kuncinya itu satu, yaitu sabar. Sabar melayani pembeli dengan penawaran yang di bawah dari harga dasar. Bagi saya itu hal biasa, karena itu hak mereka. Sebisa mungkin kita harus ramah dengan pembeli,” kata Heri warga Desa Mlati Norowito RT 1 RW 2, Kecamatan Kudus itu.

Heri menambahkan, rambutan yang dijualnya itu dengan harga kisaran mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu per ikat. Untuk harga itu tergantung dari berat dan rasa dari rambutan tersebut. Dirinya juga mengungkapkan, barang dagangannya itu bisa laku 25 ikat lebih setiap harinya.

Baca juga: Kembang Buah, Toko Buah dengan Harga Paling Murah di Kudus

“Saya berharap semoga semakin ramai dan makin laris,” tutupnya.

Salah satu pembeli, Munasiroh yang melintasi jalan tersebut mengatakan, membeli rambutan untuk oleh-oleh buat keluarga yang di rumah.

“Saya membeli satu ikat rambutan untuk oleh-oleh buat keluarga yang di rumah. Untuk rasanya manis sewaktu mencicipi rambutan tersebut,” jelas warga Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER