31 C
Kudus
Rabu, April 21, 2021
Beranda KUDUS PWI Kudus Salurkan...

PWI Kudus Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Temulus

BETANEWS.ID, KUDUS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus menyalurkan bantuan kepada korban banjir yang berada di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kudus, pada Jumat (5/3/2021). Bantuan tersebut, diserahkan secara simbolis kepada kepala desa setempat.

Ketua Panitia Baksos Burhanuddin Firdaus mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian para wartawan Kudus kepada warga yang terdampak banjir. Pemilihan waktu pasca-banjir juga dimaksudkan, agar warga merasa terbantu bahkan selepas banjir menggenangi rumah mereka.

“Hari ini PWI bersama Superindo menyalurkan bantuan 195 bungkus sabun lantai untuk para korban banjir di Temulus. Kami berharap, semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan warga untuk membersihkan lantai rumah mereka selepas tergenang banjir beberapa hari lalu, ” kata Burhan.

Sementara itu, Corporate Communications Superindo Kudus Priyo Dwi Utomo berharap, dengan adanya bantuan tersebut, bisa meringankan dan membantu warga paska banjir di wilayah Desa Temulus. 

“Bantuan ini adalah bentuk rasa kepedulian Superindo kepada masyarakat sebagai implementasi dari janji kami yaitu menjadi tetangga yang lebih baik, ” ungkap Priyo. 

Kepala Desa Temulus Suharto menyampaikan terima kasih kepada wartawan Kudus yang peduli terhadap musibah banjir yang melanda desanya. Pihaknya berharap, bantuan pasca-banjir ini bisa bermanfaat bagi warga yang rumahnya tergenang banjir selama 6 hari lamanya.

Warga yang terdampak, papar Suharto, ada sekitar 375 rumah yang tersebar dari RT 1 hingga RT 3 RW 3. Namun, saking besarnya air yang meluap dari sungai yang ada di desa tersebut, hampir semua RW mengalami banjir.

Meski begitu, Suharto mengatakan, bahwa tidak ada warganya yang mengungsi. Pihaknya hanya menyiapkan dapur umum selama 6 hari untuk menyuplai kebutuhan makan para warga yang terdampak banjir.

“Tidak, tidak ada yang mengungsi. Kita hanya membuka dapur umum selama 6 hari. Mungkin dengan pasca-banjir ini, kita akan data lagi mereka yang sebelumnya terdampak banjir dan untuk ketahanan pangan mereka terganggu, kita akan data lagi,” jelasnya.

Baca juga : Saiful Annas Kembali Terpilih Sebagai Ketua PWI Kudus

Menurutnya, saat ini sudah tidak ada rumah yang terendam banjir. Namun, genangan air masih terlihat menggenangi persawahan para warga. Suharto menyebut, ada sekitar 221 hektare sawah warganya yang masih tergenang banjir.

“Khusus area yang ditanami padi ada sekitar 45 hektare. Total kerugian, jika per petak itu dihargai Rp 5 juta, ya sekitar Rp 200 juta lebih, ” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

29,270FansSuka
14,686PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
36,004PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler