BETANEWS.ID, KUDUS – Kamis (11/3/2021) kemarin, di Kudus mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan pertamax. Kelangkaan dua jenis BBM tersebut diklaim akibat terlambatnya distribusi dari pihak Pertamina. Karena BBM pertalite dan pertamax langka, penjualan pertamax turbo mengalami lonjakan cukup signifikan.
Zaskia, Staff SPBU Matahari mengatakan, Kamis (11/3/2021) kemarin di Kudus khususnya, SPBU Matahari memang terjadi kelangkaan BBM jenis pertalite dan pertamax. Karena langka itulah, warga banyak yang beralih ke BBM lain yakni pertamax turbo. Hingga permintaan bahan bakar unggulan Pertamina dengan RON 98 itu mengalami peningkatan.
Baca juga : BBM di Kudus Langka, Pembeli Putar Balik Karena Stok Pertalite dan Pertamax Kosong
“Karena kemarin Pertalite dan Pertamax langka, penjualan Pertamax Turbo meningkat cukup signifikan. Bahkan beberapa kali lipat dibanding hari – hari biasa atau hari sebelumnya,” ujar Zaskia kepada Betanews.id, Jumat (12/3/2021).
Dia mengungkapkan, biasanya atau saat tidak ada kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax penjualan Pertamax Turbo di SPBU Matahari antara 500 sampai 700 liter sehari. Namun, kemarin saat terjadi kelangkaan Pertalite dan Pertamax di Kudus, penjualan Pertamax Turbo di SPBU tempatnya bekerja bisa sampai dua hingga lima ton.
Baca juga : Pertamina Janji Siagakan Stok BBM dan Pastikan Distribusi di Kudus Terpenuhi
“Meningkat beberapa kali lipat. Meski begitu kami berharap distribusi aneka jenis BBM bisa normal kembali. Agar masyarakat bisa membeli BBM yang diinginkan,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, terjadi kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax di Kudus. Saat pantauan lokasi, terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU di Kudus. Bahkan hingga Jumat (12/3/2021) Pertalite dan Pertamax masih kosong. Ada juga SPBU yang masih tersedia Pertamax saja dan Pertalite masih kosong.
Editor : Kholistiono

