31 C
Kudus
Senin, Juli 22, 2024

Meski Direfocusing, Hartopo Jamin Tetap Beri Insentif Guru TPQ Sesuai Jam Mengajar

BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menjamin tetap memberikan insentif kepada guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ). Menurutnya, meski anggarannya direfocusing untuk penanganan Covid-19, pihaknya akan tetap memberikan insentif sesuai jam mengajar.

“Selama masa pandemi virus Covid-19 banyak insentif guru yang direfocusing. Jadi banyak insentif mereka yang diturunkan, diseuaikan dengan lamanya mengajar dan waktu mengajarnya,” kata Hartopo, Selasa (9/3/2021).

2021 ini, lanjut Hartopo, insentif bagi para guru TPQ akan sama dengan 2020, atau tidak dinaikkan. Pihaknya menyebut akan mencoba menaikkan insentif bagi guru TPQ setelah pandemi Covid-19 sudah tidak lagi merebak di Kudus.

-Advertisement-

“Selepas pandemi covid-19 nanti, mungkin akan coba kita naikkan,” katanya.

Baca juga: Pengurus Badko LPQ Dilantik, Hartopo Berharap Kudus jadi Kiblat Pendidikan

Di sisi lain, Ketua Badko LPQ Kudus Zainal Fahmi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Kabupaten Kudus yang selalu memperhatikan para guru TPQ di Kota Kretek. Pihaknya menyebut, Kudus adalah Kabupaten yang sangat perhatian kepada para guru TPQ, bahkan menjadi pelopor yang memberikan gaji insentif.

“Kalau dibilang berterima kasih, lebih dari itu. Sejak 2019 kami mendapatkan perhatian luar biasa dari pemrintah, salah satunya lewat gaji insentif. Meskipun nilainya yang minim, ini langkah yang luar biasa,” kata Zainal selepas berbincang dengan Hartopo di Pendapa Kabupaten Kudus.

Mangajar TPQ bagi Zainal dan para guru lainnya adalah salah satu bentuk khidmah-nya untuk pendidikan Alquran bagi anak-anak di Kudus. Maka dari itu, potensi yang mereka miliki, kata Zainal, selalu mereka niatkan untuk berbagi dalam segala bentuk lembaga pendidikan.

“Inti dari kami adalah khidmah, berbagi. Apapun yang kita miliki kita khidmah-kan,” ungkapnya kepada betanews.id.

Baca juga: Anggaran Kena Refocusing Tinggal Rp 6,3 Miliar, Desain Gedung MPP Kudus Berubah

Pihaknya pun menyebut selama masa pandemi, para guru TPQ juga mengalami kesulitan saat mengajar daring. Sebab, mengajar Alquran harus disesuaikan mimik atau pergerakan mulut.

“Masa pandemi ini tantangan yang sangat luar biasa. Namun banyak guru TPQ yang memiliki improvisasi dan langkah yang sangat bagus dengan keterbatasan yang ada,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER