Kaya Manfaat Bagi Tubuh, 14 Jenis Tanaman Mint di Zona Berkebun Laris Manis

BETANEWS.ID, KUDUS – Tanaman mint dengan tinggi sekitar dua hingga empat sentimeter tampak memenuhi green house di RT 01 RW 06 Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Seorang pria di sana terlihat memindahkan tanaman itu ke dalam pot. Pot itu kemudian dikelompokannya berdasarkan jenis dan tinggi. Dia adalah Wisnu Roy Noor Aan (28) pembudidaya tanaman mint di Kudus.

Wisnu menjelaskan, sejak menanam mint pada 2016, dari tahun ke tahun peminat tanaman herbal aromatik yang masuk dalam genus Mentha itu makin banyak. Menurutnya, tanaman tersebut digemari karena punya banyak manfaat bagi manusia.

Salah satu jenis tanaman mint yang dijual Wisnu. Foto: Rabu Sipan.

“Tanaman mint banyak jenisnya dan masing-masing punya manfaat. Yang saya kembangkan di Zona Berkebun ada 14 jenis tanaman mint. Dari yang biasa hingga yang langka ada,” katanya kepada Betanews.id, Selasa (16/3/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Bisa Tangkal Hama, Bibit Bunga Refugia di Dinur Garden Jadi Langganan Petani

Dia menuturkan, 14 jenis tanaman mint itu adalah common mint, pineaplle mint, orange mint, coklat mint, apel mint berries cream mint, sweet mint, peny royal mint, ginger mint, pepper mint, lemon mint, montain mint, spear mint, dan mentol mint. Dari jenis tersebut, peny royal mint dan ginger mint yang belum dijual, sebab langka.

“Nanti kalau sudah saya kembangbiakkan masing-masing jadi lebih dari 200 pot, baru akan saya jual. Sebab kedua tanaman mint itu langka di Indonesia. Saya beli bibitnya dulu impor,” terangnya.

Menurutnya, manfaat daun mint itu di antaranya adalah bisa untuk program diet, termasuk  melancarkan pencernaan, meredakan nyeri haid, meredakan sakit kepala, menjaga kesehatan tulang dan gigi serta mencegah oestoporosis, serta mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh sebab itu, pada masa pandemi, permintaan akan tanaman mint melonjak drastis.

“Tidak hanya itu saja khasiatnya, daun mint juga mampu menyembuhkan batuk pilek, flu serta demam. Aroma pada tanaman mint juga bisa untuk merelaksasi otak, sebagai aroma terapi,” jelasnya.

Baca juga: Tinggi 60 Cm Bisa Berbuah, Jambu Kristal yang Dijual Salamun Ini Jadi Primadona

Sedangkan untuk harga, ia patok bervariasi, mulai Rp 5 ribu hingga ratusan ribu per potnya. Tidak hanya menjual tanamannya saja, saya juga menjual daun mint segar dengan harga Rp 10 ribu per 50 gram, serta daun mint kering Rp 30 ribu per 10 gram.

“Saking larisnya, untuk tanaman mint jenis comont mint saya sering kehabisan,” tandas pria yang sudah dikaruniai satu anak tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER