BETANEWS.ID, KUDUS – Di rumah warga Desa Karangbener RT 3 RW 4, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, terlihat seorang wanita sedang memotong karung goni menjadi beberapa bagian. Di dekatnya, wanita berbaju warna merah tampak duduk di depan meja jahit dan menyiapkan kain dan karung goni untuk dijahit menjadi masker. Dia yakni Nana Mariasari (47), pemilik Rumah Perca Nana Collection.
Seusai menyelesaikan pekerjaannya itu, wanita yang akrab disapa Nana tersebut bersedia berbagi cerita tentang usahanya. Dia mengungkapkan, meskipun dikatakan sudah memasuki usia tua, dirinya masih aktif memproduksi kerajinan sesuai yang ia inginkan. Bisnis tersebut merupakan jiwanya dengan kreasi seni.

“Saya masih bersemangat membuat kreasi kerajinan sesuai keinginan saya. Karena ini merupakan jiwa saya yang suka dengan seni,” ungkap ibu yang dikarunia dua orang anak itu, Selasa (9/3/2021).
Baca juga: Masker Lampu Kerlap-Kerlip untuk Anak-Anak yang Laris Manis di Maskthetic.id
Dia menceritakan, awal mula dirinya merintis bisnis tersebut lantaran ada pelatihan di Kantor Kepala Desa Karangbener. Karena dia menyukai seni, sebuhung dengan adanya pelatihan yang diadakan pemerintah desa tersebut dia mengikutinya dengan senang hati.
“Mengikuti pelatihan yang diadakan pemerintah desa ini kurang lebih dua minggu. Selanjutnya ya mengembangkan kreasi sendiri. Pertama yang saya buat itu bantal,” kata dia di rumah produksinya itu.
Dengan berjalannya waktu, Nana sudah banyak menghasilkan produk kreasinya. Produknya itu meliputi, bantal kursi, bantal duduk, guling, babynest, Bros dan gantungan kunci, serta dompet.
“Saya berharap ingin lebih bisa mengembangkan produk saya ini, terutama bahan dari sampah yang bisa didaur ulang kembali,” tuntasnya.
Baca juga: Hijab Masker Produksi Rumah Jilbab Laku Keras di Pasaran
Saat ini, ia sedang fokus membuat masker dari karung goni yang sedang banyak diminati. Masker goni yang dibuatnya itu ada tiga macam yakni polos, rajut, kombinasi antara goni dan batik, serta sulam pita.
“Ya untuk harga berbeda-beda per itemnya. Masker goni polos Rp 25 ribu, masker goni kombinasi Rp 30 ribu, dan masker goni rajut serta sulam pita Rp 35 ribu,” rincinya mengakhiri.
Editor: Ahmad Muhlisin

