Pembangunan Jembatan Rembun Pekalongan Ditarget Selesai Akhir Februari

BETANEWS.ID, PEKALONGAN – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau pembangunan Jembatan Rembun yang ambles Pada Kamis (4/2/2021) malam. Jembatan yang menghubungkan jalur pantura di batas daerah Kabupaten Pekalongan dan Pemalang itu kini dikebut untuk diperbaiki.

Sejumlah pekerja sibuk menyelesaikan pekerjaannya saat Ganjar yang didampingi Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi tiba di lokasi pada Rabu (17/2/2021). Separuh jembatan sudah terpasang besi-besi penyangga, sementara sisanya masih belum tersambung.

Ganjar Pranowo meninjau pembangunan Jembatan Rembun yang ambles, Rabu (17/2/2021). Foto: Ist.

Alhamdulillah ini teman-teman kerjanya seperti rock and roll semuanya. Cepat sekali. Jadi sepertinya target selesainya bisa maju. Dengan kerja 24 jam nonstop dan sistem pemantauan yang bagus, maka hasilnya sudah terlihat,” kata Ganjar.

-Advertisement-

Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Semarang-Demak Seksi II Baru 30,53 Persen

Kondisi jembatan yang ambles itu lanjut Ganjar sudah ditangani dan saat ini progres pekerjaannya mencapai 40 persen. Beberapa bagian sudah disiapkan dan tinggal diinstal ke jembatan.

“Ini pengalaman yang bisa mempercepat. Pak Menteri sudah bicara sama saya, dan ini saya tengok mudah-mudahan bisa lebih cepat,” ucapnya.

Terlepas dari itu, Ganjar mengatakan, ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait amblesnya Jembatan Rembun. Sebab setelah diselidiki, amblesnya jembatan Rembun karena overload kendaraan yang ada di atasnya.

“Jadi kemarin itu ada tiga truk overload over dimension (Odol) yang masuk bareng di jembatan. Akhirnya jebol, masih untung selamat. Untuk itu, sepertinya masih ada PR yang harus diselesaikan,” ucapnya.

Baca juga: Rampung Dua Bulan Lebih Cepat, Mulai Hari Ini Flyover Purwosari Solo Sudah Bisa Digunakan

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jateng-DIY, Satriyo mengatakan, progres pembangunan jembatan Rembun yang ambles sudah mencapai 40 persen. Artinya, capaian itu melebihi target dari yang rencananya saat ini sebesar 30 persen.

“Dengan capaian ini, maka rencana awal pembangunan selesai di pertengahan Maret, tapi akan kami kebut dan ditargetkan akhir Februari ini selesai,” katanya.

Untuk memperlancar pekerjaan, arus kendaraan yang melintas dilakukan mekanisme contraflow, yakni di satu sisi jembatan yang masih ada. Sementara pekerjaan dilakukan secara lembur 24 jam dengan petugas yang selalu stanby.

“Kita kebut supaya cepat selesai, ini lembur 24 jam. Kendalanya tidak ada, hanya cuaca saat hujan saja,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER