31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Komunitas Toyota Land Cruiser Kudus Salurkan Bantuan di 8 Posko Pengungsian Banjir

BETANEWS.ID, KUDUS – Bantuan untuk korban banjir di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Kudus terus mengalir. Hingga saat ini, bantuan dari berbagai organisasi terus mengalir, termasuk dari Komunitas Toyota Land Cruiser Kudus. Komunitas tersebut kini sudah menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada korban banjir di berbagai titik lokasi.

Koordinator Penyaluran Bansos, Andreas Bambang Ruyanto mengungkapkan, ada delapan titik posko yang menerima, yaitu posko pengungsian Desa Jati Wetan, Desa Jetis Kapuan, Desa Payaman, Desa Gulang, dan Desa Ngemplak. Kemudian Dukuh Barisan, Dukuh Gendok, dan Dukuh Tanggulangin.

“Jadi ada delapan titik lokasi. Sebelum menentukan lokasi, kami mencari informasi terlebih dahulu kepada para relawan. Karena daerah barat sudah cukup bantuannya, jadi kami pilih area Selatan dan Timur,” jelasnya, Selasa (9/2/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Baznas Kudus Salurkan Bantuan Ke 9 Dapur Umum Korban Banjir

Penasihat Komunitas Toyota Land Cruiser Kudus itu merinci jenis bantuan yang disalurkan. Yakni 400 selimut, 400 minyak kayu putih, 5 kuintal beras, 20 kardus air mineral ukuran 600 mililiter dan 400 nasi bungkus.

“Termasuk sebelum menentukan jenis bantuan, kami juga mencari informasi kebutuhan para pengungsi. Agar bantuan bisa sesuai kebutuhan sehingga bermanfaat bagi para korban,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Bambang itu menambahkan, kegiatan yang berlangsung pada Minggu 7 Februari 2021 tersebut melibatkan 15 anggota. Dimulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB mereka menyisir lokasi banjir utnuk menyerahkan bantuan.

Kata Bambang, dana yang digunakan untuk Baksos diperoleh secara sepontanitas anggota. Melihat bencana banjir yang tak kunjung usai, membuat Komunitas Toyota Land Cruiser Kudus tergugah untuk mengulurkan tangan.

Baca juga: Camat Kaliwungu Bantah Pengakuan Korban Banjir yang Tak Dapat Bantuan

“Dana ini dikumpulkan secara spontan dari para anggota. Harapan kami khususnya bagi internal komunitas bisa seduluran selawase. Kami juga berharap komunitas ini bisa bermanfaat dan semakin dikenal masyarakat,” harapnya.

Perwakilan dari komunitas yang usianya belum genap dua tahun itu juga menambahkan, pihaknya berharap bencana banjir bisa segera usai. Mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19, ia mengajak masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan.

“Tak hanya banjir, wabah Covid-19 juga harapan kami segera berakhir. Mari kita jalankan anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER