31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Komunitas Pusakaku Nusantara Salurkan Bantuan Makanan dan Pakaian ke Pengungsi Banjir

BETANEWS.ID, KUDUS – Pagi itu, beberapa orang terlihat sedang bergotong royong mengangkat kardus satu demi satu secara estafet, untuk dimasukan kedalam mobil. Setelah kardus sudah masuk ke dalam mobil, satu per satu anggota mulai masuk ke mobil dan bergegas untuk menuju ke lokasi pengungsian. Sesampainya di tempat pengungsian di Desa Tanjungkarang, mereka kemudian segera menyerahkannya kepada petugas posko. Mereka adalah anggota Komunitas Pusakaku Nusantara.

Ketua Komunitas Pusakaku Nusantara, Rubiyanti (44) mengatakan, kegiatan penyaluran bantuan tersebut sudah kedua kalinya selama banjir terjadi di Kudus. Untuk kegiatan galang dana kali ini, terdapat di dua titik, yaitu ada di Desa Tanjungkarang dan Desa Temulus.

Komunitas Pusakaku Nusantara saat menyerahkan bantuan untuk korban banjir. Foto: Kartika Wulandari.

“Kegiatan ini merupakan galang dana yang kedua kalinya, setelah yang pertama kita salurkan bantuan ke ke BPBD dan Desa Setrokalangan,” ungkapnya, Senin (08/02/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Komunitas Toyota Land Cruiser Kudus Salurkan Bantuan di 8 Posko Pengungsian Banjir

Bantuan tersebut, Lanjut Yanti, berupa kebutuhan pangan seperti minyak goreng, mi instan, air mineral, telur, lalu juga memberikan kebutuhan sandang yang masih layak pakai.

“Selain kebutuhan pangan, kami juga memberikan pakaian layak pakai agar mereka bisa ganti pakaian,” jelasnya.

Dalam kegiatan penyaluran bantuan itu, komunitas yang bergerak di ekonomi kreatif lintas sektoral itu memberikan bantuan yang dananya murni dari semua angota Komunitas Pusakaku Nusantara.

“Dalam galang donasi kami tidak menyebar pamflet, melainkan memang semuanya dari anggota Pusakaku Nusantara,” ungkapnya.

Yanti juga mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian anggota Pusaku terhadap saudara Kudus yang terdampak banjir.

Baca juga: Lihat Pengungsi Banjir Demak Makan Mi Instan, Ganjar: ‘Jangan Mi Terus, Belikan yang Bergizi’

Untuk 2 tempat yang sudah ia kunjungi, Yanti mengakui kondisinya masih belum sepenuhnya pulih. Dua desa yang dikunjunginya masih terendam banjir, tetapi dengan genangan yang sudah mulai surut.

“Untuk Desa Tanjungkarang masih banyak rumah yang tergenang banjir, tetapi untuk Desa Temulus sebagian rumah dan jalanan sudah mulai surut, hanya bagian sawah saja yang tergenang banjir,” katanya.

Kedepannya, Yanti berharap semoga dengan adanya komunitas Pusaka Nusantara bisa menjadi wadah bagi pelaku-pelaku UMKM di Kudus dan semoga dengan adanya penyeluran bantuan ini, bisa bermanfaat untuk saudara kita yang terkena banjir.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER