31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Lihat Pengungsi Banjir Demak Makan Mi Instan, Ganjar: ‘Jangan Mi Terus, Belikan yang Bergizi’

BETANEWS.ID, DEMAK – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunjungi posko pengungsian banjir di Balai Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Selasa (9/2/2021). Di tempat tersebut, terdapat 151 kepala keluarga dan beberapa di antaranya terdapat ibu hamil dan balita.

Saat Ganjar datang, mereka sedang duduk sambil makan siang bersama dengan menu mi dan telur. Melihat itu, Ganjar pun menengok dapur umum untuk pengungsi di lokasi itu. Benar saja, di tempat itu para petugas sedang memasak mi instan dan telur goreng. Ganjar pun meminta petugas melakukan variasi dalam penyediaan makanan bagi pengungsi. Tak melulu mi instan, Ganjar meminta agar menu diperbanyak sayur dan dibelikan buah-buahan.

Gubernur ganjar Pranowo saat mengecek kondisi pengungsi banjir Desa Prampelan, sayung, Demak, Selasa (9/2/2021). Foto: Ist.

“Jangan hanya mi instan terus. Mesti kalau bencana itu kok mi instan, ya. Tolong diperbanyak sayuran, buah-buahan, ikan atau apa gitu, biar sehat, biar gizinya terpenuhi,” kata Ganjar kepada petugas.

-Advertisement-

Baca juga: Kunjungi Korban Longsor di Wologito Semarang, Ganjar Berikan Bantuan Tunai

Ganjar pun langsung memanggil Kepala Desa Prampelan untuk memastikan makanan bagi pengungsi aman sekaligus bergizi. Ia meminta saat belanja, sayur, dan buah serta ikan menjadi pilihan utama.

“Ya meskipun ini sumbangan, tapi kalau bisa tidak melulu mi instan. Tolong divariasikan, belikan sayur dan buah yang segar-segar,” ucapnya.

Apalagi, di antara ratusan pengungsi itu terdapat ibu hamil dan balita. Menurut Ganjar, kebutuhan gizi mereka tidak boleh berkurang hanya karena sedang mengungsi. Ia tidak mau, akibat banjir banyak anak-anak mengalami stunting karena kekurangan gizi.

“Saya minta mereka diperhatikan, kebutuhan gizinya dipenuhi. Tapi disini sudah bagus, ada dokternya yang selalu memastikan pengungsi khususnya balita dan ibu hamil dalam kondisi sehat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Prampelan, Subechan mengatakan akan memastikan keterpenuhan gizi bagi pengungsi aman. Nantinya, pihaknya akan memperbanyak sayuran dan buah-buahan kepada pengungsi.

“Soalnya ini bantuan, jadi dimasak seadanya. Besok-besok kami akan sering-sering masak sayur,” katanya.

Baca juga: Sempat Lumpuh, Stasiun Tawang Hari Ini Siap Berangkatkan Kereta

Kepada Ganjar, Subechan juga melaporkan banjir yang melanda wilayahnya dikarenakan pintu air tidak ada tutupnya. Sehingga, air mengalir ke kawasan pemukiman.

“Kami minta di tempat itu dipasang sifon atau tutup agar aman. Kemarin tidak ada, jadi air masuk dengan cepat,” katanya.

Ganjar pun langsung memanggil Kepala Dinas PSDA Jateng yang mendampinginya agar berkoordinasi dengan BBWS. Jika memang penyebab banjir karena tidak adanya pintu air tersebut, maka Ganjar meminta segera dipenuhi.

“Ya nanti biar dikoordinasikan dengan BBWS. Ini pak Kepala Dinas PSDA biar komunikasi dengan BBWS,” pungkas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER