31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Cara Menggunakan Pupuk Urine Kelinci Agar Tanaman Sehat dan Panen Melimpah

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang mengolah cairan yang berada didalam drum plastik berukuran besar. Sesekali, ia menambahkan cairan lagi ke dalam drum dan mengaduknya. Pria itu adalah M Anshori (42) pengelola limbah urine kelinci.

Ditemui di kediamannya, di Dukuh Karangdowo, Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Anshori mengungkapkan bahwa ia sudah mengelola limbah urine kelinci sejak Agustus 2020 lalu.

Anshori sedang membuat pupuk dari cair urine kelinci. Foto: Kartika Wulandari.

“Awalnya hanya membuat pupuk kasgot, lalu karena saya ditawari teman untuk mengolah urine kelinci, akhirnya saya tertarik untuk mencoba,” ungkapnya, Sabtu (06/02/2020).

Baca juga: Pupuk Cair dari Urine Kelinci Buatan Anshori Ini Jadi Buruan Petani

Dalam mengelola urine kelinci menjadi pupuk organik cair (POC), Anshori memerlukan percobaan hingga 3 kali. Percobaan pertama ia lakukan pada Agustus, lalu karena merasa kurang baik, ia mencoba formula baru pada bulan oktober, lalu ia mencoba menemukan formula yang lebih cocok lagi pada awal januari 2021.

Dalam kandungan POC urine kelinci itu, Anshori menyebutkan bahwa POC lebih baik daripada pupuk kimia. Menurutnya, walau mempunyai efek yang lambat, tetapi POC mempunyai kandungan yang lebih menyehatkan untuk tanaman dan tanah. Berbeda dengan pupuk kimia yang mempunyai efek cepat, tetapi membuat unsur hara dalam tanah semakin buruk.

“Pupuk kimia memang efeknya cepat, tapi lambat laun, nanti unsur hara tanah semakin buruk, dan nantinya akan membutuhkan pupuk yang banyak saat menanam,” jelasnya.

Anshori juga menyebutkan, urine kelinci mempunyai kandungan yang sangat dibutuhkan untuk tanaman dan tanah. Tak hanya urine kelinci saja, Anshori menyebutkan bahwa urine hewan baik untuk tanaman. Hanya saja, semakin kecil hewan maka kandunganya semakin baik.

Baca juga: Di Balik Nama Dua Koma Lima, Pengingat Jika Ada Hak Orang Lain di Tiap Penghasilan

“Semua urin bisa dijadikan POC, hanya saja lebih baik menggunakan urine hewan yang kecil, misal sapi dengan kambing maka kandunganya baik kambing, lalu kambing dan kelinci maka lebih baik kelinci,” ungkapnya.

Untuk menggunakan POC pun cukup mudah, cukup campurkan 15 ml POC dengan 1 liter air bersih, dan disemprotkan ketanaman setiap sepekan sekali untuk musim panas, dan sepekan dua kali untuk musim penghujan.

Untuk penjualannya Anshori melayani pembelian langsung di rumahnya, atau bisa melalui media sosial Facebook di akun pribadi @Anshori atau Whatssapp 0813-2535-8266. POC buatan Anshori dijual dengan harga Rp25 ribu per botol (1 liter).

“Pelanggannya kebanyakan dari Kudus. ada juga dari Pati, Jepara, dan terbaru ini dari Bali,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER