31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Jateng Usai Disuntik Vaksin...

Usai Disuntik Vaksin Sinovac, Ganjar: ‘Rasanya Seperti Dicokot Semut’

BETENEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo jadi orang pertama di Jawa Tengah yang disuntikan vaksin Sinovac. Dia meminta masyarakat tidak takut untuk divaksin, karena rasanya hanya seperti digigit semut.

“Tidak apa-apa, biasa saja. Rasanya seperti dicokot semut, jadi masyarakat nggak usah takut,” kata Ganjar usai disuntik vaksin Sinovac, di RSUD Tugurejo, Semarang, Kamis (14/1/2021).

Ganjar menjadi yang pertama divaksin diantara rombongan yang datang. Proses yang begitu cepat dan hanya beberapa detik saja, membuat Ganjar seperti tak merasakan apa-apa. Ekspresinya datar, bahkan selalu melempar senyum kepada petugas vaksinasi.

- Ads Banner -

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Jateng Dibatasi 45 Orang Sehari di Setiap Lokasi

Ganjar tiba di RSUD Tugurejo sekitar pukul 07.00 WIB. Dia datang bersama rombongan yang juga akan divaksin. Di antara yang datang bersama rombongan Ganjar, yakni Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kapolda, Pangdam, Kajati, Wakil Ketua DPRD, Ketua Organisasi Profesi Dokter dan Perawat, Ketua MUI, Kemenag dan lainnya.

Disinggung terkait persiapan, Ganjar mengatakan tidak ada persiapan khusus. Sebab menurutnya, penyuntikan vaksin sudah sering dilakukannya selama ini.

“Kita waktu kecil pernah dapat imunisasi, mau berangkat umroh atau haji, juga divaksin meningitis. Sebenarnya ini sesuatu yang biasa saja, masyarakat tidak perlu takut. Insyaalah dengan vaksinasi ini akan membantu kekebalan kita,” ucapnya.

Tak Merasakan Dampak Apapun Usai Vaksin

Ganjar juga menjawab keraguan masyarakat terkait dampak vaksin Covid-19. Setelah divaksin dan menunggu selama 30 menit, tak ada dampak apapun yang dirasakan Ganjar.

“Saya ditanya dokter setelah 30 menit divaksin gimana, ada rasa apa. Saya jawab lapar, ternyata belum sarapan. Jadi ini tidak ada rasa apa-apa, pak Kapolda, pak Pangdam gimana, ada reaksi tidak?” tanya Ganjar ke dua koleganya itu dan dijawab dengan acungan jempol tanda semua baik-baik saja.

Baca juga: Dimulai Besok, 18.000 Nakes Kota Semarang Siap Divaksin Covid-19

Untuk itu, Ganjar menegaskan pada masyarakat untuk tidak perlu takut dan ragu. Sebab, dirinya bersama Forkompimda sudah membuktikan bahwa vaksin aman.

“Alhamdulillah semua seger-seger saja, jadi masyarakat nggak perlu takut atau ragu. Karena kehalalan sudah dipastikan, keamanan sudah diuji. Ini ikhtiar kita untuk melawan Covid,” jelasnya.

Meski vaksin sudah ada, namun Ganjar tak pernah lelah meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Vaksin tidak boleh membuat pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat menurun.

“Jangan sampai prokesnya menurun karena sudah ada vaksin. Awas ini, prokes harus tetep dijaga dan dilaksanakan dengan ketat. Begitu sudah 70 persen masyarakat Indonesia divaksin, maka kita nanti lihat hasilnya seperti apa,” pungkasnya.

Editor: Suwoko

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler