BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pria mengenakan baju batik dengan tangan memegang thermo gun dan hand sanitizer serta masker tampak sedang berdiri di depan sebuah tempat workshop. Beberapa warga yang akan masuk ke tempat tersebut, kemudian dihentikan untuk dicek suhu tubuh dan diberikan masker bagi yang tidak menggunakan.
Sementara di bagian dalam, beberapa pria mengenakan batik yang sama, tampak sedang mengecek nama-nama warga yang ada di daftar pemilih. Di bagian lagin, terlihat empat pria sedang duduk di depan banner besar. Mereka adalah Calon Ketua RT 3, RW 1 Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus, yang hari itu berkompetisi dalam pemilihan Ketua RT seperti layaknya pemilu.
Ketua Panitia Pemilihan Fhirlan (35) mengungkapkan, jika proses pemilihan Ketua RT di tempatnya sengaja dikonsep seperti layaknya pemilu. Yakni, warga yang memiliki hak suara, menyalurkan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) yang telah disediakan panitia.

Baca juga : 15.290 Surat Suara pada Pilkada Demak 2020 Tidak Sah
Kemudian, di TPS, juga disediakan bilik suara dan kotak suara, serta fasilitas lainnya seperti halnya penyelanggaraan pemilu. Namun, karena saat ini dalam kondisi pandemi, panitia menyediakan tempat duduk dengan diatur jaraknya.
“Ini kali kedua kami menyelenggarakan pemilihan Ketua RT seperti pelaksaan pemilu. Sebelumnya, hal ini pernah kami gelar pada 2016 lalu. Dan konsep seperti ini baru pertama kali di Undaan,” ujar Fhirlan, Minggu (3/1/2021).
Dirinya menyampaikan, dengan digelarnya pemilihan Ketua RT seperti layaknya pemilu tersebut, merupakan salah satu upaya untuk memberikan edukasi tentang demikrasi kepada warga.
Pada pemilihan Ketua RT untuk periode 2021-2026 ini, ada empat calon yang ikut berkompetisi. Yakni, Widiyono, Agus Mariyadi,Rohman Said dan Ahmad Jamaludin.
Sedangkan untuk jumlah mata pilih yang ada di RT tersebut yakni sebanyak 253 orang. Mereka yang memiliki hak pilih, di antaranya mereka yang sudah berusia 17 tahun ke atas.
“Daftar pemilih yang ada di RT 3 RW 1 Desa Undaan Lor ada 253 pemilih. Untuk pemilih laki-laki yang terdaftar ada 120 orang dan pemilih perempuan ada 133 orang,” katanya.
Dalam pemilihan Ketua RT tersebut, dimenangkan oleh Rohman Said dengan perolehan suara 88. Sedangkan nomor urut satu yakni Widiyono mendapat 23 suara, nomor urut 2 Agus Mariyadi 24 suara dan nomor urut empat Ahmad Jamaludin mendapatkan 83 suara.
“Dari 253 daftar mata pilih, warga yang menggunakan hak suaranya sebanyak 239 orang. Dari jumlah tersebut, suara yang tidak sah sebanyak 21 dan suara sah sebanyak 218,” ujar panitia.
Salah satu warga, Miftahul Huda (26) mengatakan, pemilihan Ketua RT berjalan dengan lancar sesuai keinginan dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, dengan adanya pemilihan tersebut, bisa menjadi pembelajaran demokrasi bagi warga setempat.
“Saya akui pemuda Desa Undaan Lor RT 3 RW 1 ini selalu kompak dalam hal apapun untuk kepentingan bersama. Saya berharap untuk Ketua RT yang terpilih nantinya, mampu memberikan kontribusi kepada warganya agar selalu kompak dan tidak ada perseteruan,” ungkapnya.
Baca juga : 39 Desa di Jateng Gelar Pilkades, Ganjar: ‘Belajar dari Pilkada, Tinggal Kloning Saja’
Sementara, Ketua RT terpilih, Rohman Said yang merupakan incumbent mengungkapkan, jika dirinya menjabat sebagai ketua RT sudah tiga kali, termasuk yang sekarang.
“Saya sangat bersyukur karena masih dipercaya warga di RT 3 RW 1 ini. Saya akan meneruskan program yang sudah terstruktur sebelumnya di periode saya kemarin,” katanya.
Editor : Kholistiono

