31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

15.290 Surat Suara pada Pilkada Demak 2020 Tidak Sah

BETANEWS.ID, DEMAK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak sudah menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan suara pada 16 Desember 2020. Dari hasil tersebut, terdapat 15.290 surat suara tidak sah.

Abdul Latif (37), Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggara berbagi informasi kepada betanews.id tentang surat suara yang tidak sah. Belasan ribu surat suara yang tidak sah itu terdapat dari 14 kecamatan di seluruh Kabupaten Demak.

Rinciannya, Kecamatan Bonang terdapat 1.221 suara, Kecamatan Demak 1.993 suara, Kecamatan Dempet 596 suara, Kecamatan Gajah 653 suara, Kecamatan Guntur 730 suara, Kecamatan Karanganyar 871 suara, Kecamatan Karangawen 983 suara, Kecamatan Karangtengah 939 suara, Kecamatan Kebonagung 441 suara.

-Advertisement-

Baca juga : 21.375 Surat Suara di Kecamatan Karanganyar Demak Tidak Dicoblos

“Kemudian di Kecamatan Mijen 707 suara, Kecamatan Mranggen 2.789 suara, Kecamatan Sayung 1.668 suara, Kecamatan Wedung 807 suara dan Kecamatan Wonosalam 952 suara. Total keseluruhan ada 15.290 surat suara tidak sah,” terangnya.

Komisioner KPU Demak yang akrab disapa Latif itu melanjutkan, dari total 625.792 perolehan keseluruhan surat suara yang masuk, paslon nomor urut 01, Eisti’anah dan Ali Makhsun unggul dengan perolehan 346.878 suara. Sedangkan Paslon nomor urut 2, Mugiyono dan Muhammad Badruddin memperoleh 263.624 suara.

“Hasil tersebut didapat dari penjumlahan data-data dalam formulir model C hasil-KWK rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Kemudian dituangkan dalam formulir model D hasil kabupaten-KWK. Kemudian, ditandatangani oleh seluruh komisioner KPU, ketua maupun anggota. Selain itu juga ditandatangani saksi kedua belah pihak pasangan calon,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER