31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Kudus OPD Dapat Nilai...

OPD Dapat Nilai Terendah, Sanksi Pemotongan TPP untuk Kadis hingga Kasi Segera Dikaji

BETANEWS.ID, KUDUS – Plt Bupati Kudus HM Hartopo menekankan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus meningkatkan kinerjanya. Apalagi, bagi OPD yang mendapatkan nilai tiga terbawah.

Bahkan, pihaknya akan mengkaji adanya sanksi pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi kepala dinas hingga kepala seksi (kasi), jika OPD nya mendapatkan penilaian dengan kinerja tiga terbawah.

“Sanksi pemotongan TPP baru saya suruh untuk mengkaji, biar ada motivasi,” kata Hartopo, Kamis (21/1/2021), usai memberikan penghargaan kepada lima OPD dengan kinerja terbaik pada tahun 2020.

- Ads Banner -

Menurutnya, pemotongan TPP ini diharapkan agar OPD termotivasi untuk bekerja semaksimal mungkin dalam melayani masyarakat.

Baca juga : Disdukcapil Kudus jadi Perangkat Daerah dengan Kinerja Terbaik Tahun 2020

Untuk diketahui, pada kesempatan itu, juga disebutkan, ada tiga perangkat daerah yang memiliki penilaian terendah untuk periode tahun 2020. Yaitu Sekretariat DPRD yang memiliki skor 53,63, disusul Dinas Perhubungan dengan skor 53,44, dan posisi paling buncit ada Dinas Kesehatan dengan skor 51,32.

Sementara, untuk lima OPD dengan penilaian kinerja terbaik yaitu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berhasil mendapatkan rapor kinerja terbaik 1 dengan skor 63,19. Kemudian disusul RSUD dr Loekmono Hadi yang menjadi peringkat kedua dengan skor 62,63. Sedangkan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) menduduki peringkat ketiga dengan skor 60,62. Untuk peringkat keempat dan kelima adalah oleh Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) dengan skor 59,25 dan Inspektorat dengan skor 59,01.

Lanjutnya, dirinya juga meminta agar pegawai tidak boleh menyepelekan semua kewajibannya. Di mana Hartopo pernah menemukan sebagian besar pegawai yang bilang ‘siap’ di depannya, namun kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang diucapkan.

Hartopo menegaskan, akan memberikan surat peringatan (SP) hingga penurunan pangkat, bahkan mutasi bagi pegawai yang kedapatan lalai menjalankan tugasnya.

Editor : Kholistiono

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler