31 C
Kudus
Sabtu, Januari 23, 2021
Beranda Kudus KPP Pratama Kudus...

KPP Pratama Kudus Patungan untuk Sumbang Korban Banjir di Pasuruhan Lor

BETANEWS.ID, KUDUS – Jebolnya Tanggul Sungai Wulan di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada 1 Januari 2021 menggerakkan sejumlah orang atau kelompok untuk mengulurkan tangan. Satu di antaranya yakni Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kudus yang ikut memberi bantuan kepada korban banjir.

Andi Setijo Nugroho, Kepala KPP Pratama Kudus berbagi penjelasan, bahwa dana tersebut dari hasil patungan seluruh pegawai KPP Pratama Kudus. Setelah dana terkumpul, kemudian pihaknya membelanjakan sejumlah peralatan.

Baca juga : Permudah Laporan SPT Tahunan Secara Online, KPP Pratama Kudus Fasilitasi Kelas Pajak Gratis

“Jadi ini kami salurkan dalam bentuk peralatan untuk maintenance, seperti alat kebersihan rumah. Selain itu juga pakaian pantas pakai dan uang,” terangnya, Rabu (13/1/2021).

Pria yang baru bertugas di Kudus sekitar empat bulan itu merinci sejumlah barang yang disumbangkan. Di antaranya 30 sapu pantai, 30 sapu lidi, 60 pembersih porselen, 60 pembersih lantai, 30 kemoceng, 30 lap pel, 30 keset, 60 sabun cuci piring, 60 pemutih baju, 60 obat nyamuk semprot dan 60 detergen.

Andi sapaan akrabnya, berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi. Ia berpesan kepada warga agar bersama-sama menjaga lingkungan. Selain itu juga dari pihak pemda maupun pengusaha untuk bersinergi dalam penanganan dan penanggulangan bencana.

“Harapannya semoga kejadian seperti ini tidak terjadi. Warga bersama-sama menjaga lingkungannya dengan baik dan guyup dalam penanggulangan bencana. Kepedulian dari pemda dan pengusaha untuk secara cepat dan tepat membantu penanganan bencana di Kudus. Jangan lupa perbanyaklah doa,” tambahnya.

Baca juga : Materai Lama Masih Berlaku, Begini Tiga Cara Menggunakan Materai Rp 3.000 dan Rp 6.000

Sementara itu, Nur Badri, Kepala Desa Pasuruhan Lor mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan relawan yang sudah membantu. Dari 326 KK yang dilanda banjir di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor saat ini sudah kondusif.

“Saat ini, tanggul yang jebol sudah ditutup, tapi yang bocor-bocor masih belum 100 persen teratasi. Dan warga Dukuh Goleng juga sudah kondusif, sudah beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler