31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Kudus Jadi yang Pertama...

Jadi yang Pertama Divaksin, Hartopo: ‘Habis Divaksin Bukan Berarti Kebal Tak Bisa Ketularan’

BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo jadi orang pertama di Kudus yang disuntik Vaksin Sinovac di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi, Senin (25/1/2021). Bersama dengan 10 pejabat lain, mereka mengawali proses vaksinasi tahap pertama di Kudus yang akan dilaksanakan mulai Senin (25/1/2021) hingga Kamis (28/1/2021) mendatang.

Hartopo mengakui, saat hendak divaksin sempat grogi, meski setelah itu ia merasakan seperti digigit semut rangrang (krangkang). Terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), ia mengaku belum merasakan apa-apa, begitu juga forkopimda yang mendapat jatah vaksin.

kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma saat mendapat giliran di vaksin Sinovac di di RSUD dr Loekmono Hadi, Senin (25/1/2021). Foto: Nila Rustiyani.

“Divaksin ya rasanya kayak dicokot semut krangkrang. Kalau grogi ya biasa, namanya mau ditusuk ya rasanya seperti itu,” beber Hartopo.

- Ads Banner -

Baca juga: Hartopo Merasa Aneh, Kudus Tidak Masuk Zona Merah Tapi Diikutkan PPKM

Ia berpesan, setelah vaksinasi ini, ia meminta yang bersangkutan untuk tetap patuh pada protokol kesehatan yang dianjurkan. Karena vaksinasi hanya menambah imunitas, bukan jaminan tidak akan tertular Covid-19.

“Jangan sampai lalai pada protokol kesehatan. Karena orang yang habis divaksin bukan berarti kebal tidak bisa ketularan. Tetap bisa tertular,” tegasnya.

Dalam vaksinasi ini, lanjut Hartopo, Kudus mendapat jatah 11.280 Vaksin Sinovac dengan target prioritas adalah 5618 tenaga kesahatan. Penyuntikan vaksin akan dilaksanakan di 29 tempat yang terdiri dari 8 rumah Sakit, 19 Puskesmas, dan 2 klinik.

“Untuk rumah sakitnya itu RSUD dr Loekmono Hadi, RS Kumala Siwi, ada juga dua klinik, yaitu Klinik Pratama Kudus dan Klinik Srikandi Husada Kudus,” katanya.

Baca juga: Hartopo: ‘Kalau Harus Diimbau Terus untuk Maskeran, yang Ngimbau Capek’

Di sisi lain, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus Andini Aridewi menyatakan, Vaksin Sinovac akan segera didistribusikan ke berbagai faskes yang sudah ditentukan. Hari ini, vaksinasi masih terbatas di RSUD dr Loekmono Hadi. Namun tidak menutup kemungkinan, jika pengambilan vaksin oleh faskes lainnya bisa selesai semuanya di sini, vaksinasi bisa langsung dilakukan di faskes-faskes tersebut.

“Hari ini kami akan distribusikan sesuai dengan sasaran mereka masing-masing. Kami serahkan pengaturan ke faskesnya masing-masing. Yang penting target tanggal 28 Januari 2021 semua sudah selesai,” jelasnya.

Menurut Andini, vaksinasi ini akan dilakukan dalam dua tahap. Yakni tahap pertama pada tanggal 25-28 Januari dan tahap kedua akan dilakukan dua minggu setelah vaksinasi tahap pertama.

Editor: Ahmad Muhlisin

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler