31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Jateng Capaian Vaksinasi Nakes...

Capaian Vaksinasi Nakes di Surakarta dan Kabupaten Semarang Tertinggi Nasional

BETANEWS.ID,  KENDAL – Data Kementerian Kesehatan tertanggal 24 Januari 2021 pukul 18.00. Dua daerah di Jawa Tengah menempati urutan pertama dan kedua terkait persentase vaksinasi tenaga kesehatan. Masing-masing Kota Surakarta di urutan pertama dengan persentase 69 persen dan diikuti Kabupaten Semarang di urutan kedua dengan persentase 60 persen. Sementara Kota Semarang berada di urutan keenam dengan persentase 51 persen.

“Sejauh ini di tiga daerah pertama bagus. Sekarang kita sedang menyiapkan untuk yang tahap kedua,” kata Ganjar saat memantau vaksinasi nakes di Kendal, Senin (25/1/2021).

Dengan capaian itu, Ganjar akan terus menggenjot daerah-daerah lain, agar Jawa Tengah memenuhi target Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang manargetkan vaksinasi nasional satu juta orang per hari.

- Ads Banner -

Baca juga: Ganjar: ‘Jika Sistem dan Administrasi Disederhanakan, Vaksinasi Bisa Lebih Cepat’

Dalam kunjungannya ke RSUD dr Soewondo Kendal, Puskesmas Kaliwungu, dan Puskesmas Brangsong II Kendal itu, Ganjar menyampaikan, untuk mempercepat vaksinasi, setiap puskesmas minimal harus menyuntikkan vaksin kepada 50 penerima per hari. Sementara target minimal tiap rumah sakit adalah 200 penerima vaksin per hari. 

“Tadi rumah sakit bisa sampai 190 orang, hari ini puskesmas bisa 35. Harapannya ini bisa ditingkatkan menjadi minimal 200 orang untuk rumah sakit dan 50 orang untuk puskesmas. Kalau bisa kita genjot maka ini bisa lebih cepat,” katanya usai mengawasi vaksinasi di puskesmas dan rumah sakit di Kendal.

Cara lain yang dilakukan untuk percepatan vaksinasi di Jawa Tengah adalah memanggil penerima vaksin yang terdaftar untuk mengisi slot pertama penerima yang tertunda atau tidak datang. Artinya jika penerima yang sudah dijadwalkan tetapi bermasalah bisa langsung diisi oleh barisan penerima berikutnya.

Baca juga: Seluruh Faskes Diminta Proaktif untuk Percepatan Vaksinasi

“Nanti Kadinkes yang akan membantu percepatan. Siapa saja yang sudah masuk daftar, terus sini selesai berapa, diundang atau ditarik. Jadi tidak lagi menunggu mereka datang. Sambil kemudian secara administratif mereka bisa dicek apakah komorbit atau tidak. Ini cara kita untuk bisa mengejar dan selesai cepat,” jelas Ganjar.

Di samping menyelesaikan vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan, Ganjar juga sudah meminta Dinas Kesehatan untuk menyiapkan kelompok penerima vaksin kedua, yaitu untuk pelayan publik.

“Seperti TNI-Polri dan pegawai yang setiap hari bertemu masyarakat. Kelompok pelayanan publik ini mempunyai risiko tinggi,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

- Advertisement -
Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler