Yayasan Rumah Sahabat Kusuma Donasikan Rp 21,7 Juta untuk Yatim Piatu dan Duafa Desa Mejobo

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah anak yang ada di Masjid Nurul Huda, Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, terlihat maju ke depan untuk menerima santunan, Senin (30/11/2020) malam. Acara santunan yatim piatu dan kaum duafa yang digelar oleh Yayasan Rumah Sahabat Kusuma itu menyalurkan total donasi senilai Rp 21,7 juta. Satu di antara sejumlah orang yang menyerahkan santunan yakni Muhaimin Kamal (45). Usai acara, ia berbagi penjelasan kepada betanews.id tentang acara tersebut.

Pria yang akrab disapa Muhaimin itu menjelaskan, santunan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap bulan. Pada bulan November 2020 ada 115 anak yatim piatu dan 20 kaum duafa yang menerima.

Yayasan Rumah Sahabat Kusuma beri santunan kepada anak yatim piatu dan duafa di Desa Mejobo. Foto: Ahmad Rosyidi.

“Bulan ini penyaluran donasi dari orang tua asuh yang ke tiga. Dengan total dana yang disalurkan Rp 21,7 juta. Jadi per anak menerima sekitar Rp 150 ribu,” jelas Penasihat Yayasan Rumah Sahabat Kusuma itu.

-Advertisement-

Baca juga: Peduli Anak Yatim, Kaum Milenial di Mejobo Kudus Dirikan Rumah Sahabat Kusuma

Muhaimin menambahkan, jika kaum duafa yang terdata sebenarnya ada 50 orang. Tetapi pihaknya mengambil 5 orang di setiap RW. Nantinya akan bergiliran untuk kaum duafa yang mendapat bantuan.

“Karena dana juga masih terbatas dan banyak yang membutuhkan, sehingga untuk kaum duafa nanti bergantian setiap bulannya. Kalau yatim piatu semua dapat santunan setiap bulan,” tambahnya.

Dirinya juga berharap, ke depan Yayasan Rumah Sahabat Kusuma bisa menjadi lembaga yang profesional dan transparan. Rencana ke depan, pihaknya akan menyalurkan bantuan bukan berupa uang. Melainkan program yang menumbuhkan semangat dan membentuk keterampilan.

“Kami tidak ingin menyalurkan yang sifatnya konsumtif. Jadi ke depan harapan kami bantuan yang diberikan bisa berwujud pelatihan-pelatihan atau beasiswa. Bahkan kami punya rencana untuk membuat asrama agar ada tempat khusus untuk pelatihan nantinya,” tukas Muhaimin.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER