BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah mobil tampak memasuki area parkir restoran di Desa Porwosari, Kecamatan Kota Kudus. Beberapa orang terlihat keluar dari mobil dan berjalan beriringan memasuki tempat makan tersebut. Setelah memastikan tempat duduk, mereka kemudian memilih menu yang ada di sana. Tempat tersebut adalah Dapoer Mpok Rani milik Rani (30).
Ditemui saat tengah membantu para karyawan menyiapkan berbagai menu, ia sudi berbagi kisah soal pendirian restoran tersebut. Ia menceritakan, awal mula berdirinya Dapoer Mpok Rani ini berawal dari hobinya yang suka masak. Saat membuat berbagai macam masakan itu, Rani iseng mempostingnya di Instagram.

“Ternyata, sambutannya bagus dan banyak peminat. Lalu mulai lah jualan online. Saya sistemnya buat aja dulu, kemudian diposting. Setelah itu baru diantar-antar,” katanya saat ditemui, Jumat (16/10/2020).
Baca juga: Terminal Es, Tempat Kulineran Primadona Warga Kudus yang Kini Punya Tiga Cabang
Saat memutuskan berhenti dari pekerjaannya di sebuah BUMN, Rani sebenarnya sempat ragu untuk membuka restoran, lantaran belum punya banyak modal. Namun, akhirnya dia memberanikan diri untuk mendirikan resto karena juga sudah diberikan tempat.
“Bismillah, sih niat saya mengembangkan hobi saya, mengembangkan bisnis saya, ya alhamdulillah jalan sampai sekarang,” ungkap Rani.
Rani melanjutkan, Dapoer Mpok Rani mempunyai menu andalan yaitu kepiting nyinyir dan berbagai macam rice bowl yang di dalamnya ada varian sea food yang diperuntukkan untuk makan siang.
Harganya juga cukup terjangkau. Untuk menu kepiting nyinyir, kepiting bertelur, kepiting mix rata-rata harganya Rp 60 ribu dan rice bowl dibanderol Rp 15 ribu.
“Bayangin Rp 60 ribu sudah bisa dapat menu kepiting komplet itu di Kudus belum ada yang berani,” katanya meyakinkan.
Baca juga: Unik, Soto Kudus dalam Batok Kelapa Ini Nikmatnya Bikin Lidah Bergoyang
Dapoer Mpok Rani, lanjut dia, buka setiap hari kecuali Senin mulai pukul 10.00 WIB sampai 21.00 WIB. Untuk memanjakan konsumen, tempatnya juga selalu ada live musik setiap malam Minggu.
“Selama ini merasa terbantu teman-teman kantor, sahabat, juga bahkan selebgram yang ramai mempromosikan usaha kuliner ini,” tukas Rani.
Penulis: Muchammad Zulfaa Kamal (Mahasiswa Magang IAIN Kudus)
Editor: Ahmad Muhlisin

