31 C
Kudus
Selasa, Januari 26, 2021
Beranda Kuliner Kue Kamir Khas...

Kue Kamir Khas Arab, Pertama di Kudus yang Kini jadi Primadona

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan KH Ahmad Dahlan sebelah barat Perempatan Sucen, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kota, Kudus tampak terlihat kedai penjual kue kamir khas Arab. Di kedai bernama Nay’s Kamir tersebut, tampak terlihat seorang pria sedang menggoreng kue kamir. Pria itu yakni Ridho Yahya (40), Pemilik Kedai Nay’s Kamir.

Seusai menggoreng dan melayani pembeli, pria yang akrab disapa Ridho itu, bersedia berbagi cerita tentang usahanya yang dirintis sejak tahun 2017 lalu. Dia mengatakan, Nay’s Kamir miliknya itu menjual kue khas Arab yang kini menjadi primadona anak-anak pondok pesantren (ponpes). Dirinya merintis usaha tersebut terinspirasi dari saudaranya yang menjual kue kamir di Jakarta.

Ridho Yahya, Pemilik Kedai Nay’s Kamir sedang melayani pembeli. Foto: Khaerul Umam

Baca juga : Enaknya Kebab Ikan Dori di Suka-Suka Bento, Sayang Sekali Jika Dilewatkan

“Kue kamir sangat digemari oleh masyarakat Arab. Dulunya yang tahu kue kamir di sini ya orang keturunan dari Arab. Sebenarnya penjual kue kamir di Kudus tidak hanya saya, tetapi, pertama yang memperkenalkan kue kamir di Kudus dengan menjual di pinggir jalan ya saya,” bebernya kepada betanews.id, Rabu (18/11/2020).

Dengan konsep menjual kue kamir di pinggir jalan, lanjut Ridho, bertujuan untuk memperkenalkan kepada semua golongan, ras, dan kalangan masyarakat di Kabupaten Kudus. Dengan berjalannya waktu, kini Nay’s Kamir sudah dikenal oleh masyarakat Kudus.

“Saat pandemi seperti ini, kue kamir di sini bisa terjual 150 hingga 200 kue dalam sehari. Dulu, sebelum pandemi, bisa terjual hingga 500 kue kamir. Memang sangat drastis penurunannya, tapi Alhamdulillah masih bisa menghidupi keluarga di rumah,” jelas pria warga Desa Glantengan RT 3 RW 2, Kecamatan Kota, Kudus itu.

Ridho menuturkan, kedai kue kamir miliknya itu menyediakan tiga varian rasa, yaitu, kue kamir original, kue kamir rasa coklat, dan kue kamir rasa keju. Untuk harga, kue kamir rasa coklat dan rasa keju dihargai Rp 2 ribu. Sedangkan untuk harga kue kamir original adalah Rp 1.500.

“Sebelumnya, awal buka itu hanya dengan kue kamir original, karena pelanggan ada yang tanya ada rasa apa di sini, saya mulai berfikir untuk memberikan rasa coklat dan keju. Harga awal buka itu, Rp 5 ribu dapat 3 kue kamir, setelah itu, saya turunkan harga supaya semua kalangan masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa bisa membeli kue kamir ini,” ungkapnya di kedai yang buka setiap hari mulai pukul 6.00 hingga 16.30 WIB itu.

Ia katakan, terkadang ada konsumen yang iseng membeli kue kamir ini. Tetapi, setelah mencicipi kue kamir tersebut ternyata ketagihan. “Semoga usaha ini tambah berkembang dan saya ingin membuka cabang di area Kabupaten Kudus,” pungkasnya.

Baca juga : Donut Boys, Donat Kentang Premium yang Selalu Laris Diburu

Fina dan Fajrul, pembeli di Kedai Nay’s Kamir mengatakan, kurang lebih setengah tahun sudah berlangganan di kedai tersebut. Mereka berdua membeli kue kamir rasa original dan coklat.

“Rasanya enak, harga terjangkau untuk kita yang masih belajar di pondok pesantren Mas”, katanya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler