31 C
Kudus
Selasa, Januari 26, 2021
Beranda Pendidikan Ganjar Beberkan Keberhasilan...

Ganjar Beberkan Keberhasilan dan Kesulitan Belajar Tatap Muka di SMAN 3 Semarang

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali mengecek pembelajaran tatap muka di SMAN 3 Semarang, Selasa (24/11/2020). Kedatangannya itu untuk mencari solusi dan metodologi-metodologi terbaik untuk persiapan sekolah tatap muka mulai Januari 2021 nanti sesuai putusan pemerintah pusat.

Menurut Ganjar, saat ini sudah ada 34 sekolah yang uji coba pembelajaran tatap muka dengan aturan yang ketat. Ke-34 sekolah tersebut terdiri atas 16 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 18 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di 13 cabang Dinas Pendidikan di Jawa Tengah.

Ganjar diperlihatkan aplikasi pengecekan peserta didik di pembelajaran tatap muka SMAN 3 Semarang, Selasa (24/11/2020). Foto: Ist.

“Saya itu ngecek saja karena kemarin banyak pertanyaan dari publik, wali murid, siswa, dan wartawan (soal pembelajaran tatap muka). Kemarin kita coba cek evaluasi, dulu ada tujuh, dan coba kita kembangkan, sekarang sudah 34 sekolah. SMAN 3 Semarang ini salah satunya,” katanya.

Baca juga: SMKN 1 Kudus Gelar Simulasi Belajar Tatap Muka, Jadi Sekolah Percontohan di Jateng

Ganjar menjelaskan, SMAN 3 Semarang memang sudah berhasil mengatur keberangkatan anak didik dari rumah sampai sekolah. Begitu juga saat mereka pulang sampai dipastikan sampai rumah.

“Bisa diantar orang tua, jalan kaki, atau naik sepeda kalau mau. Bahkan, SMAN 3 Semarang punya aplikasi kalau anak didiknya sudah sampai rumah harus ngabarin guru atau wali kelas. Kalau tidak nanti orang tuanya akan dihubungi pihak sekolah,” jelasnya.

Namun, di luar keberhasilan itu, lanjut Ganjar, ternyata dalam praktikknya tidak semudah yang dibayangkan. Itu butuh kerja ekstra dari guru dan tidak mudah untuk dilakukan. Sekolah ternyata juga butuh satu metode untuk mengatur karena di antara anak didik masih ada yang belum mendapat izin dari oran gtua karena masih cemas, khawatir, dan belum yakin aman.

“Untuk anak didik yang belum dapat izin juga harus tetap diajar, haknya sama. Maka gurunya sekarang yang tidak mudah, guru harus atur jadwalnya, pelajarannya, bahkan kalau yang tidak setuju itu cuma dua anak, mereka tetap harus mendapat hak sama dalam belajar,” ungkap Ganjar.

Baca juga: Evaluasi 2 Pekan Sekolah Tatap Muka, Ganjar: ‘Hasilnya Bisa Dicontoh Sekolah Lain’

Ganjar menambahkan, detail-detail kecil itu yang sedang ditata. Ia berharap dari 34 sekolah yang simulasi pembelajaran tatap muka itu nanti akan bisa ditemukan satu kesimpulan dan juga metodologi-metodologinya.

“Mudah-mudahan dengan pengalaman dari 34 sekolah itu akan ada satu konklusi, metodologi-metodologinya, sehingga nanti selama uji coba di Jateng kita siap menjemput aturan bersama agar di Januari bisa untuk tatap muka. Tapi dugaan saya nanti tatap mukanya tidak langsung masuk semua gitu, tetap ada shiftnya, tetap ada jadwalnya. Itu persiapannya,” tandas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler