31 C
Kudus
Selasa, Januari 26, 2021
Beranda Kuliner Di Tangan Nurhayati,...

Di Tangan Nurhayati, Labu Kuning Disulap Aneka Olahan Makanan Bernilai Ekonomi Tinggi

BETANEWS.ID, KUDUS – Aroma adonan kue mulai merayapi indera penciuman saat berada di depan sebuah rumah di Desa Bulungcangkring RT 3 RW 3, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Memasuki satu ruangan di rumah tersebut, tampak beberapa buah labu kuning berjajar rapi. Di ruangan itu, juga terlihat dua perempuan sedang sibuk bikin adonan kue dari bahan labu kuning. Satu di antara perempuan itu yakni Nurhayati (48) owner dari Elbina.

Sembari beraktivitas, perempuan yang akrab disapa dengan nama Elbina itu sudi berbagi kisah tentang usahanya. Dia mengatakan, Elbina merupakan sebuah brand produk aneka olahan berbahan labu kuning. Menurutnya usahanya itu dirintis sejak 2017. Sebelumnya, ia mengaku bekerja di perusahaan swasta. Karena ingin merintis usaha ia pun kemudian ke luar dari pekerjaannya.

“Saya keluar kerja itu pada tahun 2014, pinginnya setelah keluar kerja terus merintis usaha. Saat itu saya terbilang nekat, sebab saat keluar itu belum ada ide akan usaha di bidang apa,” ujar Elbina kepada Betanews.id, Jumat (27/11/2020).

Brownis kering, salah satu produk olahan dari labu kuning di Elbina. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Donut Boys, Donat Kentang Premium yang Selalu Laris Diburu

Perempuan yang sudah dikaruniai tiga anak itu menuturkan, karena belum menemukan ide usaha, dia pun hanya menjalani rutinitas sebagai ibu rumah tangga. Hal itu dijalaninya selama hampir tiga tahun. Hingga pada tahun 2017, ia ikut pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) di Kudus. Di pelatihan itu ia dapat pelatihan bikin produk olahan pangan.

Lebih lanjut, di tahun yang sama ia juga ikut pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus di luar kota. Setelah ikut pelatihan tersebut orang dinas bertanya apa ada yang punya usulan bikin olahan makanan dari bahan yang mudah didapat dan harganya murah.

“Saat ada pertanyaan itu saya langsung usul. Agar di pertemuan berikutnya diadakan pelatihan bikin aneka olahan dari bahan labu kuning. Sebab, sebelum berangkat ikut pelatihan, saya lihat labu kuning di pasar itu melimpah, harganya pun sangat murah,” bebernya.

Menurutnya, setelah lihat labu kuning melimpah dia pun berpikir bagaiamana agar labu itu bisa jadi olahan bernilai ekonomi tinggi. Oleh sebab itu, ia pun usul ke dinas agar dibuatkan pelatihan pengolahan buah labu. Dia bersyukur, usul tersebut disetujui oleh pihak dinas. Di pertemuan berikutnya pelatihan pembuatan olahan makanan dari bahan labu di selenggarakan.

Setelah pelatihan selesai, dia kemudian mantap merintis usaha bikin aneka makanan dengan bahan labu kuning. Antara lain, stik dan tiwul labu kuning yang dijual dengan harga Rp 15 ribu per kemasan. Donat dijual dengan harga Rp 20 ribu per bok. Ada juga puding dan brownis kukus yang masing – masing dibandrol Rp 30 ribu dan Rp 35 ribu per loyang. Sedangkan brownis kering di jual dengan harga Rp 15 ribu per kemasan.

“Ada juga dawet labu kuning. Kami juga menyediakan tepung labu kuning yang saya jual dengan harga Rp 60 ribu per kilogram,” jelas perempuan berhijab tersebut.

Dia mengatakan, menjual aneka olahan dari labu kuning tersebut secara daring. Pelanggannya juga sudah banyak. Untuk olahan kue basah, pelanggannya sekitar Kudus. Namun untuk tepung labu kuning, stik, serta kue brownis kering, penjualannya sudah merambah lain daerah bahkan hingga luar pulau.

“Untuk pelanggan olahan kering berbahan labu kuning ada yang dari Semarang, Yogyakarta, Jakarta, hingga Maluku,” jelasnya.

Baca juga : Awalnya Iseng Malah Jadi Ladang Rezeki, Tape Sukun Ini Diproduksi Berapapun Langsung Habis

Dia menuturkan, memproduksi aneka olahan makanan dari labu kuning setiap hari. Untuk memenuhi permintaan pelanggan setiap hari ia bisa menghabiskan lebih dari 20 buah labu kuning. Menurutnya, saat ini aneka produk Elbina juga bisa dipesan lewat aplikasi ojek online Grab.

Dia pun berharap, usahanya itu semakin berkembang. Produknya pun semakin laris. “Semoga aneka produk Elbina makin diminati dan laris. Serta semoga ke depan usahaku makin berkembang dan semakin bermanfaat bagi orang lain,” tutup Elbina.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler