31 C
Kudus
Selasa, Januari 26, 2021
Beranda Kisah Cerita Plt Bupati...

Cerita Plt Bupati Kudus Tentang Pengalamannya jadi Buruh Tani

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terdengar sedang bercerita menggunakan pengeras suara. Puluhan orang di sana terlihat memperhatikan pria itu, sambil sesekali bertepuk tangan merespon ceritanya. Pria itu tak lain adalah Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo, yang mengisi sambutan Launching Wisata Agro Kopi Jembangan Coffe and Resto di Desa Wisata Japan, Kecamatan Dawe, Kudus.

Ia bercerita, pada tahun 1980-an, dirinya pernah menjadi seorang buruh tani. Hal tersebut Hartopo lakukan karena tidak memiliki sawah. Ketika itu, ia menjadi buruh menanam kedelai, yang berangkat pukul 05.30 hingga pukul 11.00 WIB.

Meski hanya bekerja setengah hari, ia mengaku mendapat hasil yang lumayan. Waktu itu Hartopo mendapat upah Rp 400, sedangkan harga beras per kilogram pada saat itu masih Rp 75.

Baca juga : Mengenal Isman, Pedagang Ayam Bakar Asal Kudus yang Jadi Peserta MasterChef Indonesia

“Itu di tahun 1980-an, harga beras masih Rp 75 per kilo. Kalau sekarang mungkin senilai Rp 50 ribu. Coba dihitung, upah buruh tani dengan buruh pabrik masih banyak mana,” tambahnya.

Hartopo juga mengungkapkan, jika dirinya sangat mengapresiasi dan bangga kepada generasi muda yang masih mau bertani. Menurutnya, hal itu menjadi bagian menjaga kearifan lokal, karena menjaga potensi alam.

Melihat Kudus yang memiliki banyak potensi alam, dari segi tanaman maupun lokasi yang menyuguhkan pemandangan yang indah. Hal itu membuat dirinya ingin meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan potensi alam tersebut.

“Makanya saya apresiasi dan bangga ketika generasi muda masih mau memegang cangkul. Karena itu kearifan lokal yang perlu dilestarikan, jangan mau hasilnya saja tapi tidak mau menanam,” tanbahnya, Sabtu (21/11/2020).

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler