31 C
Kudus
Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Ekonomi Pencairan dan Pencetakan...

Pencairan dan Pencetakan Mudah, Begini Cara Nabung Emas di Kantor Pos

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan mengenakan seragam warna oranye tampak di sebuah ruangan yang berada di Kantor Pos Kudus. Dia tak lain adalah Reni Aprianti (32), Manajer Unit Pelayanan Luar. Sambil membuka laptop yang ada di depannya, dia berbagi penjelasan kepada betanews.id tentang tabungan emas di sana.

Menurutnya, syarat untuk membuka tabungan emas cukup mudah. Bisa secara mandiri dengan mengunduh aplikasi Pos Giro Mobile dan aplikasi Tamasia. Jika kesulitan bisa datang ke Kantor Pos agar dibantu untuk membuka tabungan.

“Dalam tabungan emas ini, Kantor Pos bekerjasama dengan Tamasia. Bisa daftar sendiri atau datang ke Kantor Pos terdekat. Syaratnya punya nomor telephone, KTP dan uang Rp 100 ribu untuk pembukaan pertama,” terangnya, Selasa (29/9/20).

Baca juga: Nabung Emas di Kantor Pos Mulai Rp 10 Ribu, Ternyata Belum Banyak yang Tahu

Dia juga menambahkan, tabungan emas tersebut sangat terjangkau, yakni mulai Rp 10 ribu. Namun untuk membuka tabungan awal itu Rp 100 ribu. Baru setelah itu bisa nabung mulai Rp 10 ribu.

“Jadi pertama buka Rp 100 ribu, selanjutnya baru bisa Rp 10 ribu. Dan setiap transaksi ada biaya administrasi Rp 2 ribu, jadi cukup terjangkau,” tambahnya.

Selanjutnya jika ingin menabung atau melakukan penarikan juga bisa datang ke Kantor Pos terdekat. Sedangkan untuk melakukan penarikan pertama kali, tabungan minimal harus senilai emas 1 gram.

“Penarikan pertama ada minimal tabungannya, yaitu 1 gram. Kemudian untuk selanjutnya sudah bisa melakukan penarikan mulai 0,02 gram,” paparnya.

Baca juga: Hanya dengan Rp 56 Ribu Sudah Bisa Nabung Emas di Pegadaian, Ini Caranya

Perempuan yang akrab disapa Reni itu melanjutkan, selain penarikan tunai, tabungan emas juga bisa dicetak. Untuk mencetak juga sama, minimal tabungan sudah ada 1 gram emas.

“Untuk cetaknya bisa mulai 0,5 gram hingga 100 gram. Tetapi tabungan juga harus ada minimal 1 gram emas untuk melakukan pencetakan. Sedangkan biaya cetak emasnya mulai Rp 68.500 hingga Rp 1.288.000,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,297PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Centra Moda Textile, ‘Surganya’ Kain di Kudus yang Sering Kasih Diskon Gede

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang bercengkerama dengan para karyawan di sebuah ruko Jalan HM Subhcan Jember, Desa Janggalan, Kecamatan Kota...

Karimunjawa Kembali Dibuka untuk Wisatawan

BETANEWS.ID, JEPARA - Wisata Karimunjawa di Kabupaten Jepara kembali dibuka dengan terbatas, setelah delapan bulan vakum. Pembukaan ini ditandai dengan pelepasan 220...

Selain Parijoto, Pamelo dan Pisang Byar Ternyata Sudah Jadi Tanaman Khas Daerah Lain

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus telah dan akan mengajukan sembilan tanaman untuk jadi tanaman khas daerah. Dari...

Nasi Goreng Nanas Bercita Rasa Kari yang Bikin Pelanggan Home Cafe and Resto Ketagihan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang terlihat keluar masuk sebuah kafe yang berada di Jalan Ganesha lV 67, Desa Purwosari, Kecamatan Kota Kudus....

Parijoto Ditetapkan Jadi Tanaman Khas Jepara, Dispertan Kudus Ajukan Uji DNA

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispentan) Kabupaten Kudus masih melakukan langkah terakhir agar parijoto bisa menjadi...

Peraturan PVT Proses Revisi, Parijoto Akan Didaftarkan jadi Milik Provinsi Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS - Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01/pert/SR.120/2/2006 tentang Syarat Penamaan dan Tata Cara Pendaftaran Varietas Tanaman sedang proses direvisi. Direvisinya...

Parijoto, Tanaman Sabdo Wali yang Kaya Manfaat

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah rumah yang berada di Desa Colo, RT 01 RW 01, Kecamatan Dawe, Kudus, tampak seorang pria mengenakan...