31 C
Kudus
Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Ekonomi Hanya dengan Rp...

Hanya dengan Rp 56 Ribu Sudah Bisa Nabung Emas di Pegadaian, Ini Caranya

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah emas batangan tampak di etalase yang berada di Kantor Pegadaian Kudus. Dua orang pria di sana terlihat sedang melihat emas tersebut. Satu diantara mereka adalah Mohammad Jalu Rajasa (28), Marketing Executive PT Pegadaian Area Pati. Dia menjelaskan tentang mudahnya investasi emas di Pegadaian.

Syarat untuk membuka tabungan emas di Pegadian cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan uang Rp 56 ribu untuk pembukaan rekening. Setelah membuat rekening tabungan, akan otomatis ada saldo 0,1 gram emas.

Kantor PT Pegadaian Area Pati di Kabupaten Kudus. Foto: Ahmad Rosyidi.

“Uang tersebut digunakan untuk biaya administrasi Rp 10 ribu, pemeliharaan tahunan Rp 30 ribu. Kemudian biaya materai Rp 6 ribu dan saldo mengendap 0,1 gram,” kata Jalu sapaan akrabnya.

Baca juga: Investasi Emas di Pegadaian yang Menguntungkan dan Minim Risiko

Dia juga mengungkapkan, jika pihaknya saat ini sedang melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mulai berinvestasi emas. Menurutnya, masyarakat di Indonesia sudah akrab dengan emas, tetapi mayoritas masih menggunakan emas untuk gaya hidup.

“Akhirnya kita melakukan edukasi dengan memunculkan produk bernama mulia. Bisa dibeli cash, angsuran, dan arisan. Ini program investasi yang aman dan menguntungkan,” terangnya, Rabu (23/9/2020).

Baca juga: Kumpulkan Sampah Plastikmu, Mulai Agustus Mendatang Bisa Ditukar dengan Emas

Bahkan, sekarang sudah ada anak perusahaan Pegadaian khusus produk emas, yaitu Galeri 24. Dengan adanya Galeri 24, pihaknya berharap masyarakat bisa memanfaatkan layanan di sana.

“Karena banyak masyarakat yang merasa berat jika membeli emas secara cash. Kemudian muncullah tabungan emas di Pegadaian. Dengan begitu masyarakat bisa membeli emas mulai dengan 0,1 gram. Tentu itu sangat terjangkau,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,297PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Centra Moda Textile, ‘Surganya’ Kain di Kudus yang Sering Kasih Diskon Gede

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang bercengkerama dengan para karyawan di sebuah ruko Jalan HM Subhcan Jember, Desa Janggalan, Kecamatan Kota...

Karimunjawa Kembali Dibuka untuk Wisatawan

BETANEWS.ID, JEPARA - Wisata Karimunjawa di Kabupaten Jepara kembali dibuka dengan terbatas, setelah delapan bulan vakum. Pembukaan ini ditandai dengan pelepasan 220...

Selain Parijoto, Pamelo dan Pisang Byar Ternyata Sudah Jadi Tanaman Khas Daerah Lain

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus telah dan akan mengajukan sembilan tanaman untuk jadi tanaman khas daerah. Dari...

Nasi Goreng Nanas Bercita Rasa Kari yang Bikin Pelanggan Home Cafe and Resto Ketagihan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang terlihat keluar masuk sebuah kafe yang berada di Jalan Ganesha lV 67, Desa Purwosari, Kecamatan Kota Kudus....

Parijoto Ditetapkan Jadi Tanaman Khas Jepara, Dispertan Kudus Ajukan Uji DNA

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispentan) Kabupaten Kudus masih melakukan langkah terakhir agar parijoto bisa menjadi...

Peraturan PVT Proses Revisi, Parijoto Akan Didaftarkan jadi Milik Provinsi Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS - Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01/pert/SR.120/2/2006 tentang Syarat Penamaan dan Tata Cara Pendaftaran Varietas Tanaman sedang proses direvisi. Direvisinya...

Parijoto, Tanaman Sabdo Wali yang Kaya Manfaat

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah rumah yang berada di Desa Colo, RT 01 RW 01, Kecamatan Dawe, Kudus, tampak seorang pria mengenakan...