31 C
Kudus
Senin, Januari 18, 2021
Beranda Ekonomi Kumpulkan Sampah Plastikmu,...

Kumpulkan Sampah Plastikmu, Mulai Agustus Mendatang Bisa Ditukar dengan Emas

BETANEWS.ID, KUDUS – PT Pegadaian (Persero) meluncurkan program ‘Memilah Sampah Menjadi Emas’. Program tersebut rencananya akan dimulai awal Agustus 2020.

Marketing Executive PT Pegadaian Area Pati Mohammad Jalu Rajasa menuturkan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus agar hasil penjualan bank sampah bisa dikonversikan menjadi emas.

“Kami sudah ada dua bank sampah yang akan menjadi pilot project. Yakni di Muria Indah dan Gondosari,” tuturnya, Kamis (23/7/2020).

Saat ini lanjut Jalu, tercatat sudah ada sembilan bank sampah yang berada di Kudus. Namun untuk percontohan yakni di bank sampah Muria Indah dan Gondosari. “Tangga 27 Juli akan kami siapkan MoU-nya,” jelasnya.

Dalam teknisnya, bank sampah yang dijadikan percontohan akan dibentuk agen yang bertugas menampung hasil penjualan sampah. Kemudian uangnya akan disetorkan ke Pegadaian untuk dikonversikan menjadi emas.

“Untuk buku rekeningnya nanti bisa gratis atau dapat subsidi. Ini masih didiskusikan,” tambahnya.

Baca juga : Pegadaian Beri Bunga Nol Persen Bagi Pelaku UMKM, Ini Syaratnya

Sementara itu, Manajer Penjualan Pegadaian Cabang Kudus Miftahul Falih menuturkan, tabungan emas dikatakan lebih menguntungkan ketimbang tabungan konvensional biasa. Menurutnya, tabungan emas akan memperoleh nilai keuntungan dari kenaikan harga emas.

“Ketika harga emas itu naik, maka nilai tabungan emasnya juga akan ikut meningkat,” tuturnya.

Di contohkan, jika satu kilogram sampah plastik dihargai Rp seribu hingga Rp 2 ribu, maka dengan lima sampai sembilan kilogram sampah plastik bisa memperoleh 0,01 gram emas.

“Saat ini (23/7/2020) harga emas Rp 8.790 untuk 0,01 gram,” tuturnya.

Falih menuturkan, saat ini Pegadaian Cabang Kudus sudah bekerja sama dengan bank sampah yang berada di Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati sejak tahun 2019.

Hingga saat ini, lanjut Falih, sudah ada sekitar 50 nasabah tabungan emas di bank sampah di Wedarijaksa.

“Dari awal 2019 sampai sekarang sudah terkumpul 150 gram emas. Di sana kami kerja sama dengan bank sampah, kalau disini (Kudus) sama Dinas PKPLH,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
26,722PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler