31 C
Kudus
Jumat, November 27, 2020
Beranda Kisah Bosan Jadi Karyawan,...

Bosan Jadi Karyawan, Johan Nekat Jualan Parfum Laundry yang Kini Makin Laris

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria berkaus putih tampak meneliti botol-botol yang terjajar rapi di sebuah toko tepi Timur Jalan Kudus-Purwodadi, Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Setelah menemukan barisan botol Parfum Laundry yang berkurang setelah terbeli, ia kemudian mengisinya dengan botol baru. Pria tersebut adalah Johanes Handianto (33), pemilik Toko Omah Sabun Berkah Dalem.

Ditemui di sela-sela aktivitasnya, pria yang akrab disapa Johan itu sudi berbagi cerita tentang kisah usahanya kepada betanews.id. Dia mengatakan, sebelum merintis usaha parfum laundry, dulunya ia bekerja di perusahaan sebagai marketing lampu selama tiga tahun.

Karyawan Omah Sabun Berkah Dalem sedang mengisi botol parfum laundry. Foto: Kaerul Umam.

“Pengalaman menjadi seorang karyawan itu banyak tidak enaknya. Karena kita dituntut melakukan Standart Operasional Perusahaan (SOP) dari perusahaan tersebut. Pada saat itulah, saya berfikir untuk memutuskan keluar dari pekerjaan,” beber pria berkacamatan itu, Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Sangat Ekonomis, Omah Sabun Bisa Jadi Jujugan Kebutuhan Sabun Rumah Tangga

Saat memutuskan keluar dari kerjaan itu, Johan mendapatkan ide usaha ketika sering melewati Jalan Kudus-Purwodadi yang banyak ditemukan laundry. Jalan tersebut merupakan arah rumah istrinya di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Nah, dari situlah kemudian muncul ide untuk jualan parfum laundry.

“Pas sering lewat itu, kepikiran, kok belum ada yang jualan parfum laundry. Nah, akhirnya punya niat untuk jualan itu,” kata Johan.

Baca juga: MCK Smile Mart, Pusat Pembersih Perabot Rumah Tangga Terlengkap di Kudus

Di tokonya itu, Johan rupanya tak hanya menjual parfum laundry. Ada berbagai kebutuhan sabun rumah tangga yang disediakan, meliputi deterjen liquid, pencuci piring, sabun cuci tangan, karbol, pelicin pakaian, pembersih keramik, sampo mobil, semir ban, hand sanitizer, pemutih pakaian, parfum laundry super, dan softener.

“Dalam sehari saya bisa menjual dua liter hingga lima liter parfum laundry,” tuntas Johan.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,307PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari...

Kue Kamir Khas Arab, Pertama di Kudus yang Kini jadi Primadona

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan KH Ahmad Dahlan sebelah barat Perempatan Sucen, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kota, Kudus tampak terlihat kedai penjual...

Awalnya Hanya Hobi Ternak Ikan Guppy, Gankzoe’s Malah Mampu Ekspor

BETANEWS.ID, KUDUS - Di ruangan sebuah rumah yang berada di RT 8 RT 3 Gang Sendrong, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten...

Nganggur 8 Bulan Akibat Pandemi, Ari Bangkit Jualan Tanaman Hias di Tepi Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi jalan sebelah lapangan sepak bola Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, tampak mobil pikap yang mengangkut...

Tolak Gaji Rp 25 Juta Per Bulan di Jepang, Safuan Pilih Rintis Usaha Produksi Pupuk Organik

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pria tampak sedang sibuk di sebuah pekarangan di Dukuh Bonajar RT 2 RW 6, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe,...

Pemkab Kudus Tak Larang Gelar Pesta Pernikahan, tapi Jangan Ada Panggung Hiburan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menegaskan tidak pernah melarang gelaran pesta pernikahan selama masa pandemi. Namun, pihaknya terus mengimbau pelaksanaannya...

IAIN Salatiga Ciptakan Aplikasi Belajar Daring yang Diklaim Ungguli Google Clasroom

BETANEWS.ID, SALATIGA – Seorang pria terlihat sedang sibuk mengoperasikan komputer di sebuah ruang Gedung Rektorat IAIN Salatiga, Senin (12/10/2020). Tangannya tampak cekatan...