31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Uji Coba Berhasil, Camat Kaliwungu Ajak Warga Budidaya Ikan Dalam Ember

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang memberi makan ikan di dalam sejumlah ember yang berada di belakang Kantor Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Pria itu tak lain adalah Satria Agus Himawan, Camat Kaliwungu. Satria begitu dia akrab disapa, berbagi cerita kepada betanews.id tentang rencana program budidaya ikan dalam ember (Budikdamber).

Sebelum mengajak warga untuk Budikdamber, dirinya melakukan ujicoba terlebih dahulu. Uji coba diawali dengan dua ember yang dimulai pada tanggal 17 Agustus 2020. Karena dua ember tersebut dapat berjalan dengan baik, akhirnya sejumlah rekan kerja di sana mulai ikut.

Baca juga : Jogo Tonggo Desa Rendeng Akan Luncurkan Program Budidaya Lele Dalam Ember

-Advertisement-

“Hingga saat ini sudah bertambah menjadi 16 ember. Awalnya saya coba dulu, karena berjalan baik yang lain mulai ikut. Rencana nanti setiap desa akan saya ajak untuk melakukan hal yang sama,” terangnya sambil memberi makan ikan.

Tak hanya di setiap desa, Satria juga berencana mengajak warga Kaliwungu untuk melakukan Budikdamber. Hal tersebut bertujuan untuk ketahanan pangan. Menurutnya, jenis ikan yang cocok yaitu ikan lele, karena perawatan lebih mudah dan banyak peminatnya.

Dirinya juga membeberkan, jika ide tersebut berawal dari kegiatan PKK di Kabupaten Kudus melakukan ketahanan pangan. Kemudian Satria mencari referensi dari internet dan bertanya kepada teman-temannya.

“Setelah mencari referensi, ternyata Budikdamber ini bisa dilakukan siapa saja. Karena cukup mudah dan biayanya juga terjangkau. Untuk modal awal, paling sekitar 170 ribu,” ungkapnya beberapa hari yang lalu.

Untuk perawatan, memberi makan setiap pagi dan sore. Kemudian mengganti air setengah ember setiap tiga hari sekali. Selain itu, untuk bagian atas juga diberi lubang, dikasih arang dan tanaman kangkung. Hal itu berfungsi untuk mengurai bakteri dan amoniak dari kotoran ikan.

Baca juga : Moncer saat Pandemi, Bisnis Ikan Arwana di Muntilan Meningkat 20 Persen

Sedangkan bahan dan biaya yang di butuhkan yaitu, ember 80 liter, harga sekitar Rp 60 ribu hingg Rp 70 ribu. Kran untuk pembuangan air Rp 20 ribu, bibit lele 100 ekor sekitar Rp 20 ribu, untuk pakan hingga panen sekitar 60 ribu.

“Dari 100 ekor dalam dua bulan kemungkinan bisa mencapai 10 kilogram. Jadi jika dijual sekitar Rp 200 ribu. Tapi pada periode selanjutnya hanya membeli bibit dan pakan saja,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER