31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Tak Ingin Nganggur dan Bebani Suami, Mieke Jualan Alat Hidroponik yang Ternyata Laris

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sibuk di dalam sebuah bangunan di RT 5 RW 7, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Setelah menata beberapa barang, kemudian datang beberapa pelanggan. Serta merta perempuan tersebut pun kemudian melayani pelanggan yang datang tersebut. Perempuan tersebut yakni Mieke Irawati (40) pemilik dari Ganesha Hidroponik Kudus.

Seusai melayani pembeli, perempuan yang akrab disapa Mieke itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia mengatakan, mulai merintis usaha penyediaan sarana dan pra sarana peralatan tanam hidroponik sejak 2014. Dia mengaku, sebelum bergelut dengan usaha hidroponik, ia pernah beberapa kali bergelut dengan berbagai bidang usaha.

Mieke sedang mengambil peralatan hidroponik yang diinginkan pelanggan di Toko Ganesha Hidroponik. Foto: Rabu Sipan.

“Saya itu ibu rumah tangga. Untuk mencari kesibukan saya pernah beberapa kali merintis usaha. Di antaranya usaha dump truck, persewaan eskavator, juga pernah memasarkan pembalut wanita,” ujar Mieke kepada Betanews.id, Kamis (17/9/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Diklaim Lebih Sehat, Permintaan Selada Hidroponik di Muria Farm Tinggi

Perempuan yang menjadikan rumah bagian depannya sebagai toko itu menuturkan, semua usaha yang dirintisnya secara bergantian itu akhirnya berhenti karena suatu masalah. Tidak ingin menganggur, ia pun kemudian browsing di dunia maya untuk mencari usaha sampingan. Hingga ia dapat informasi tentang hidroponik.

Saat itu, dia mengaku kenal dengan mentor Hidroponik dari Semarang. Bersama pecinta hidroponik Kudus, dia bersama rekannya  meminta kepada mentor tersebut untuk bikin pelatihan hidroponik di Kota Kretek. Sang mentor tersebut pun menjawab, kalau ingin ada pelatihan di Kudus siapkan massa.

“Kami pun menyetujuinya. Saat itu antusias masyarakat Kudus terhadap sistem tanam hidroponik lumayan banyak,” beber perempuan yang sudah dikaruniai lima orang anak tersebut.

Dari situ, kemudian terbentuklah komunitas hidroponik Kudus (KHK). Serta agar memudahkan para anggota komunitas mendapatkan peralatan tanam, ia pun berinisiatif menjual berbagai macam alat bertani hidroponik. Di antaranya, net pot, bibit, nutrisi, rock wool serta media lainnya.

Baca juga: Enggan Bergantung dengan Yayasan, Rif’an Rintis Usaha Dekorasi dan Hidroponik

Menurutnya, sejak kenal dengan hidroponik, dia merasa cocok dengan usaha penjualan peralatan tanam tanpa tanah tersebut. Sejak dirintis pada 2014, pelanggannya pun makin banyak. Karena memang sistem tanam hidroponik mulai banyak dilirik masyarakat, karena tidak butuh lahan luas, dan tidak perlu berkotor-kotoran.

Dengan banyaknya minat masyarakat untuk bertani hidroponik tersebut, kata dia, otomatis toko Ganesha Hidroponik Kudus pun makin ramai pelanggan.

“Saya bersyukur sejak usaha menyediakan aneka peralatan tanam hidroponik, menjadikan saya seorang ibu rumah tangga yang produktif. Ya ngurus rumah tangga ya punya usaha,” tukas Mieke.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER