31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaKISAHEnggan Bergantung dengan...

Enggan Bergantung dengan Yayasan, Rif’an Rintis Usaha Dekorasi dan Hidroponik

BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu seorang pria mengenakan kaus oblong bertulis kurnia dan berpeci putih tampak sibuk. Dengan dibantu rekannya, dia memasang peralatan untuk media tanam hidroponik. Sesekali, ia juga memberi intruksi pekerja lainnya yang sedang mengecat triplek untuk dekorasi. Pria tersebut yakni Muhammad Rif’an (37) pemilik usaha dekorasi dan penyedia media tanam hidroponik.

Di sela kesibukannya, pria yang akrab disapa Rif’an itu sudi berbagi kisah hidupnya kepada betanews.id. Dia mengatakan, sejak 2005 sudah mengabdi di Yayasan Arwaniyah. Saat ini, ia ditugaskan jadi Wakil Sekretaris yang membidangi pendidikan, pondok pesantren, serta penyelenggaraan ibadah umroh dan haji.

Salah satu karyawan sedang menyelesaikan pembuatan media untuk bercocok tanam hidroponik di rumah Rif’an, Senin (8/6/2020). Foto: Rabu Sipan.

“Karena yayasan tempat saya mengabdi itu bergerak di bidang agama. Saya tidak mau terlalu bergantung pada imbalan sehingga mengurangi khidmat pengabdian saya. Oleh sebab itu, pada tahun 2007 saya mulai rintis usaha sampingan,” ujar pria yang tercatat sebagai warga Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu.

- Ads Banner -

Usaha yang dipilih, tuturnya yakni di bidang dekorasi pernikahan, yang diberi nama Kurnia Dekorasi. Menurutnya, usaha tersebut lumayan berjalan sesuai harapan, bahkan sudah cukup dikenal di Kudus, Jepara, Pati dan Demak. Di momen tertentu, orderan bisa sebulan penuh.

Baca juga: Raup Untung di Tengah Pandemi dari Pembuatan Media Tanam Hidroponik

“Apalagi kalau bulan Besar (Dzulhijjah), Syawal, serta Ruwah (Sya’ban) order selalu full. Sehari bisa dobel order dekornya. Bahkan sampai nolak-nolak orderan, ” beber pria yang dikaruniai tiga orang anak itu.

Namun, masih kata Rif’an, sejak ada Corona, order dekorasi pesta pernikahan banyak yang ditangguhkan. Karena ada imbauan dari pemerintah dilarang menyelenggarakan pesta pernikahan yang bisa menimbulkan kerumunan warga.

“Sejak ada Corona usaha dekorasi pernikahan tidak jalan sama sekali. Kegiatan di yayasan juga berkurang karena ibadah umroh dan haji tahun ini juga ditunda ” kata Rif’an.

Sebab itu, lanjutnya, untuk mencukupi kebutuhan keluarga, dia merintis usaha lainnya, yakni menawarkan jasa pembuatan media untuk tanam hidroponik. Dia bersyukur usaha barunya itu diminati banyak orang.

Baca juga: Cerita Sukses Deni dari Selada Hidroponik, Awalnya Nekat Utang Rp 900 Juta

Setelah lebaran, tambahnya, order untuk dekorasi juga mulai ada. Meski diakui belum seramai sebelum ada corona. Namun harus tetap disyukuri. Walaupun order itu hanya untuk dekorasi di acara akad nikah saja.

“Semoga saja keadaan bisa normal seperti sedia kala. Serta semoga semua usaha yang saya rintis bisa berjalan sesuai harapan. Banyak order untuk dekor dan banyak pesanan untuk pembuatan media tanam hidroponik,” tutup Rif’an.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler