31 C
Kudus
Selasa, September 29, 2020
Beranda Business Pakai Mesin Canggih...

Pakai Mesin Canggih dan Harganya Murah, Sevenspeed jadi Primadona Pembuat Kaus

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi jalan gang Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tampak sebuah rumah lumayan luas. Di dalam bangunan terlihat meja sablon double pin panjang lengkap dengan alat pengering auto flash. Sedang di sampingnya tampak dua meja rotary. Tampak alat tersebut sedang digunakan menyablon ratusan kaus secara bergantian. Tempat tersebut adalah Sevenspeed, vendor sablon milik Dicky Dwi Hendrawan (33).

Ditemui di kantornya, Dicky sapaan akrabnya mengatakan, Sevenspeed menerima pesanan kaus brand, kaus kelas, kaus komunitas, kaus merchandise, hoddie, zipper, poloshirt, dan lain sebagainya. Untuk pengerjaan, dirinya menggunakan alat high equipment manual screenprinting atau handprint order.

Seorang pekerja sedang membuat kaus di Sevenspeed. Foto: Rabu Sipan.

“Bisa dibilang peralatan sablon untuk pembuatan pakaian di Sevenspeed itu sudah modern, walau masih manual. Namun, dengan peralatan yang kami gunakan dijamin hasilnya lebih bagus, pengerjaannya juga lebih cepat,” ujarnya kepada Betanews.id, Rabu (9/9/2020).

Baca juga: Harga Mulai Rp 85 Ribuan, Dadiwae Jadi Solusi Cetak Kaus Hasil Desain Sendiri

Warga Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu menambahkan, dalam menjalankan usaha sablon, ia selalu mengutamakan kualitas. Produk pakaian karya dari Sevenspeed harus bisa diterima dan disukai masyarakat. Untuk alasan itulah, dia pun meninggalkan peralatan sablon jadulnya dan beralih ke yang lebih modern.

Dia kemudian merinci mesin sablon yang ada di Sevenspeed. Mulai dari meja sablon double pin lengkap dengan mesin pengering auto flash. Biasa digunakan saat ada pesanan dalam jumlah banyak, tapi warna sablonnya sedikit. Di Sevenspeed juga sudah punya tiga meja sablon rotary, yang tentunya juga sudah ada mesin pengeringnya otomatis. Biasanya alat sablon tersebut itu digunakan untuk orderan yang lebih sedikit, tapi warna sablon lebih banyak.

“Kami menyablon kaus menggunakan dua alat tersebut. Proses sablonnya lebih cepat, lebih presisi, pokoknya lebih bagus,” kata pria berkaca mata tersebut.

Pria yang sudah dikaruniai dua anak itu mengatakan, untuk hasil sablon yang lebih bagus, ia menggunakan tinta plastisol. Keunggulan tinta tersebut, warnanya lebih solid, tidak pecah, dan tahan lama. Namun ada kelemahannya, yaitu sablonnya tidak dianjurkan terkena setrika panas secara langsung. Dikhawatirkan hasil sablonnya bisa meleleh.

“Untuk finishingnya. Sevenspeed sudah menggunakan mesin hotpres pneumatic, yang menjadikan hasil sablon lebih halus,” jelasnya.

Baca juga: Kipasoak, Bisnis Kaus Bahasa Khas Daerah yang Menjanjikan

Dia mengatakan, dengan alat dan mesin sablon modern itu, rata-rata dalam sebulan bisa menyelesaikan order pembuatan pakaian sekitar 2.000 buah. Namun, tempatnya juga pernah menyelesaikan orderan sebanyak 4.500 kaus sebulan.

“Untuk harga relatif terjangkau yakni mulai Rp 55 ribu per buah. Tergantung bahan dan desain. Untuk ordernya minimal satu lusin,” beber Dicky.

Menurutnya, pelanggan Sevenspeed sudah banyak, baik dari kalangan anak muda, komunitas, instansi pemerintah, maupun swasta, serta anak sekolah, yang tersebar di seluruh Nusantara

“Saya berharap, ke depan usaha saya ini bisa lebih besar. Semoga ke depan saya ingin punya garmen,” harapnya.

Baca juga: Hastag Santri, Kaus Berkonten Khazanah Pesantren yang Bikin Kangen Nyantri

Satu di antara pelanggan, Dimas mengatakan, sudah lama berlangganan membuat kaus di Sevenspeed. Menurutnya, hasil produk pakaian di Sevenspeed sangat bagus dan memuaskan. Pemiliknya dari dulu memang sangat memperhatikan kualitas produksi.

“Saya sudah sering pesan pembuatan kaus di Sevenspeed. Pernah pesan kaus untuk komunitas saya, dan sekarang ini saya juga ambil kaus. Selama ini kaus hasil karya Sevenspeed sangat keren dan bagus,” tandas Dimas.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

26,043FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,293PengikutMengikuti
19,146PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Ribuan Kue Bolang-Baling Nyah Kobong Terjual Setiap Hari, Benar-Benar Legendaris

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang terlihat antre di samping etalase yang ada di rumah tepi Jalan Johar, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di...

Hanya dengan Rp 56 Ribu Sudah Bisa Nabung Emas di Pegadaian, Ini Caranya

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah emas batangan tampak di etalase yang berada di Kantor Pegadaian Kudus. Dua orang pria di sana terlihat sedang...

Tak Patah Semangat Berkali-kali Bangkrut, Ardi Temukan Kesuksesan di Resto Ulam Sari

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa mobil dan motor tampak terjajar di area parkir restoran di tepi utara Jalan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten,...

Terbaru! Wisata River Tubing di Cengkir Manis yang Siap Pacu Adrenalinmu

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan orang tampak mengunjungi Wisata Cengkir Manis, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat memanfaatkan fasilitas yang ada...

Ganjar Sepakat Kasus Dangdutan di Kota Tegal Diproses Pidana

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Polri untuk memproses penyelenggara konser dangdut di...

Antisipasi Klaster Perkantoran, Hartopo: ‘Seluruh Pegawai Kantor Sekda WFH Seminggu’

BETANEWS.ID, KUDUS - Satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) meninggal dan enam orang lainnya terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (24/9/2020). Ketujuh orang...

Beli Piaggio atau Vespa di Kharisma Kudus Bulan Ini Langsung Dapat Voucher Jutaan Rupiah

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah motor matic bertuliskan Vespa dengan varian cat warna-warni terlihat di Diler Kharisma Kudus, Jalan Ahmad Yani No 126,...